Loading
H.E. Denis Chaibi, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia bersama penerima beasiswa Erasmus, pada peluncuran situs 1,000 Green Engineering, pada Selasa 28 Oktober 2025 di Jakarta. (Foto: Dok. EHEF)
JAKARTA, SCHOLAE.CO - Ajang pendidikan bergengsi European Higher Education Fair (EHEF) 2025 tahun ini menghadirkan sesuatu yang baru dan visioner. Uni Eropa secara resmi meluncurkan platform “1,000 Green Engineering”, sebuah situs yang menghimpun informasi lengkap tentang program pendidikan teknik hijau dan keberlanjutan di berbagai universitas Eropa.
Inisiatif ini diresmikan bersamaan dengan penyelenggaraan EHEF 2025 yang akan berlangsung di dua kota besar: Yogyakarta (6 November 2025) dan Jakarta (8–9 November 2025).
Menjawab Tantangan Global Melalui Pendidikan Hijau
Menurut H.E. Denis Chaibi, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, peluncuran situs “1,000 Green Engineering” merupakan bagian dari komitmen Uni Eropa dalam mendorong transformasi hijau dan ekonomi berkelanjutan.
“Melalui platform ini, kami ingin membuka jalan bagi para mahasiswa Indonesia untuk menjelajahi peluang studi di bidang teknik hijau, energi bersih, dan inovasi berkelanjutan di Eropa,” ujar Dubes Chaibi.
Ia menambahkan, pendidikan adalah elemen penting dalam strategi Global Gateway Uni Eropa, yang berfokus pada pengembangan keterampilan, inovasi teknologi, dan kerja sama lintas budaya menuju masa depan yang tangguh dan berkelanjutan.
Tentang Situs “1,000 Green Engineering”
Situs baru ini dikembangkan untuk menjadi pusat informasi terkurasi bagi mahasiswa, peneliti, dan profesional muda yang tertarik mengeksplorasi bidang green engineering.
Di dalamnya, pengunjung bisa menemukan:
Platform ini juga menjadi jembatan antara mahasiswa Indonesia dan institusi pendidikan tinggi Eropa, membuka kolaborasi riset serta peluang karier di sektor hijau global.
Eropa dan Indonesia, Bersama untuk Masa Depan Hijau
Peluncuran situs ini semakin memperkuat hubungan pendidikan antara Uni Eropa dan Indonesia. Setiap tahun, lebih dari 4.000 pelajar dan akademisi Indonesia menempuh pendidikan di Eropa, baik melalui beasiswa Erasmus+ maupun jalur mandiri.
Dengan hadirnya “1,000 Green Engineering”, peluang itu akan semakin luas — terutama bagi generasi muda yang ingin berkontribusi pada solusi perubahan iklim, pengelolaan sumber daya alam, dan ekonomi sirkular.
EHEF 2025: Lebih dari Sekadar Pameran Pendidikan
EHEF 2025 tetap menjadi pintu utama menuju pendidikan internasional bagi pelajar Indonesia. Tahun ini, lebih dari 100 universitas dari 15 negara anggota Uni Eropa akan hadir di Jakarta dan Yogyakarta. Selain pameran utama, pengunjung juga dapat mengikuti kelas inspiratif dan presentasi interaktif tentang peluang studi, kehidupan mahasiswa di Eropa, hingga inovasi teknologi hijau.
Langkah Kecil untuk Dampak Besar
Dengan visi “Empowering the Next Green Generation”, inisiatif 1,000 Green Engineering bukan hanya tentang pendidikan, tetapi juga tentang membentuk agen perubahan yang siap membawa semangat keberlanjutan ke dalam industri dan komunitas lokal.
Eropa kini membuka pintu lebar bagi mahasiswa Indonesia — tak hanya untuk belajar, tetapi juga berperan aktif dalam membangun masa depan hijau dunia.
Info Singkat:
Nama acara: European Higher Education Fair (EHEF) 2025
Tanggal & lokasi:
Situs resmi: www.ehef.id