Selasa, 27 Januari 2026

Bangkitkan Jiwa Bisnis! PT PAF Dorong Mahasiswa UNIKA Ruteng Jadi Entrepreneur Tangguh di Era Digital


 Bangkitkan Jiwa Bisnis! PT PAF Dorong Mahasiswa UNIKA Ruteng Jadi Entrepreneur Tangguh di Era Digital PT PAF dorong mahasiswa UNIKA Ruteng jadi entrepreneur tangguh di era digital. (Foto: Arahkita/Beni Lehot)

RUTENG, SCHOLAE.CO — Siapa sangka, media sosial yang selama ini hanya jadi tempat hiburan bisa jadi ladang cuan? Hal itu dibuktikan oleh Maria Pricilia Jehadu (19), mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Katolik Indonesia (UNIKA) Santo Paulus Ruteng, Nusa Tenggara Timur.

Baru sehari mengikuti bimbingan singkat digital marketing dari tim PT Panorama Alam Flores (PAF), Pricilia langsung mencoba menjual produk Trujiva lewat akun TikTok pribadinya. Hasilnya? Tiga produk langsung laku terjual hanya dalam hitungan jam!

Dari Hobi Scroll Jadi Bisnis Nyata

Dalam obrolan bersama Arahkita, Jumat (7/11/2025), Pricilia mengaku awalnya hanya iseng mengikuti sosialisasi digital marketing di kampus. Namun penjelasan dari tim PT PAF membuka matanya tentang potensi besar media sosial sebagai sarana bisnis.

“Saya awalnya cuma dengar penjelasan dari Pak Adrian di lobi kampus. Setelah tahu kalau ini bisa jadi peluang penghasilan, saya langsung coba jual produk Trujiva di TikTok. Eh, ternyata langsung laku tiga!” cerita Pricilia sambil tersenyum.

Kini, semangatnya makin besar untuk terus belajar dan berkompetisi. Ia menjadi salah satu dari 500 mahasiswa UNIKA Ruteng yang siap bersaing dalam Kompetisi Digital Marketing PAF, demi memperebutkan beasiswa Rp 15 juta untuk tiga pemenang terbaik.

PT PAF: Pricilia Contoh Generasi Berani Coba

Menurut Public Relations PT PAF, Adrian Pantur, apa yang dilakukan Pricilia menjadi bukti nyata bahwa jiwa entrepreneur bisa tumbuh dari kemauan untuk mencoba.

“Saya salut dengan Pricilia. Ia baru mendaftar kuliah umum marketing digital, tapi sudah berhasil menjual tiga produk hanya sehari setelah dapat arahan singkat. Ini contoh nyata semangat generasi muda yang mau belajar,” ungkap Adrian, yang juga dikenal sebagai mantan jurnalis SCTV/Indosiar.

Adrian menjelaskan, kolaborasi antara PT Panorama Alam Flores dan UNIKA St. Paulus Ruteng dirancang untuk menumbuhkan mental wirausaha di kalangan mahasiswa. Kuliah umum akan dibawakan langsung oleh Direktur Utama PT PAF, Selvianus Sendo, A.Md., S.E., M.M., dan terbuka untuk 500 peserta luring serta mahasiswa lain secara daring.

Kompetisi Digital Marketing Berhadiah Beasiswa

Kerja sama antara PT PAF dan UNIKA ini dimulai sejak Kamis (6/11/2025) melalui penandatanganan MoU di Gedung Utama Timur (GUT) UNIKA Ruteng. Selain sosialisasi, mahasiswa juga langsung bisa mendaftar untuk mengikuti kompetisi digital marketing yang berlangsung 11 November–11 Desember 2025.

Syaratnya cukup sederhana: peserta wajib memiliki akun TikTok Shop dengan minimal 1.000 followers, dan selama periode lomba harus mampu menjual minimal 30 produk Trujiva.

Setiap produk yang terjual melalui tautan “keranjang kuning” akan memberi penghasilan afiliasi antara Rp 7.000–Rp 15.000 per item. Sementara tiga peserta terbaik akan mendapat beasiswa Rp 15 juta per orang serta kesempatan menjadi tenaga pemasaran resmi PT PAF, tanpa harus meninggalkan kuliah.

“Ini bukan sekadar lomba jualan. Kami ingin membentuk mental pebisnis muda yang kreatif, berani, dan siap menghadapi dunia digital,” tambah Adrian.

UNIKA Ruteng: Sinergi Kampus dan Dunia Usaha

Rektor UNIKA St. Paulus Ruteng, Dr. Agustinus Manfred Habur, Lic.Teol, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini memperkuat peran universitas dalam membentuk mahasiswa yang siap terjun ke dunia kerja dan bisnis.

“Kampus bukan hanya tempat belajar teori, tapi juga ruang untuk mengasah keterampilan hidup. Lewat kerja sama seperti ini, mahasiswa bisa belajar langsung dari dunia industri dan menjadi agen perubahan,” ujarnya.

Dengan semangat kewirausahaan yang mulai tumbuh, langkah Pricilia dan ratusan mahasiswa UNIKA lainnya bisa menjadi inspirasi: bahwa siapa pun bisa memulai bisnis dari hal kecil—asal mau mencoba.

 

 

Editor : Farida Denura
Reporter : Beni Lehot

Berita Scholae Terbaru