Selasa, 27 Januari 2026

Mahasiswa Semester Akhir Akan Terlibat dalam Proyek Nasional Astacita


 Mahasiswa Semester Akhir Akan Terlibat dalam Proyek Nasional Astacita Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto memberikan keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (28/11/2025). ANTARA/Mentari Dwi Gayati/aa.

JAKARTA, SCHOLAE.CO - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menyiapkan sumber daya manusia yang kompetitif sejak masih berada di bangku kuliah. Dalam pertemuan bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (28/11/2025), Presiden meminta mahasiswa tingkat akhir dilibatkan langsung dalam berbagai proyek nasional yang terhubung dengan program Astacita.

Brian Yuliarto menjelaskan, pelibatan mahasiswa sebelum lulus diharapkan menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan kebutuhan nyata pembangunan bangsa. "Mahasiswa semester akhir akan kami dorong untuk terlibat di proyek-proyek nasional, agar mereka punya pengalaman dan kesiapan saat lulus nanti," ujarnya dalam keterangannya usai pertemuan.

Langkah ini menjadi bagian dari percepatan penyiapan SDM Indonesia agar mampu menjawab tantangan pembangunan di berbagai sektor. Presiden Prabowo, kata Brian, ingin agar calon lulusan perguruan tinggi tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman praktik di lapangan.

Kepala Negara menekankan pentingnya membuka ruang bagi mahasiswa akhir untuk mendapatkan pelatihan, praktik profesional, hingga keterlibatan langsung dalam proyek strategis. Bidang yang menjadi prioritas mencakup sektor pertanian, industri, serta sektor-sektor utama dalam kerangka Astacita.

Terkait kemungkinan skema magang nasional, Brian membenarkan bahwa program tersebut sedang dipersiapkan. Namun, ia juga menegaskan ruang keterlibatan tidak sebatas pada magang setelah lulus, tetapi sudah bisa dimulai ketika mahasiswa masih berada di semester akhir.

"Presiden menginginkan pendekatan yang lebih luas. Jadi bukan hanya magang, tetapi mahasiswa tingkat akhir juga akan diberi kesempatan praktik sesuai bidang keilmuannya," kata Brian dikutip Antara.

Kebijakan ini diharapkan menjadi akselerator lahirnya lulusan yang siap kerja dan relevan dengan kebutuhan nasional. Dengan terjun langsung ke proyek strategis, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman kerja nyata sembari berkontribusi dalam pembangunan negara.

Editor : Farida Denura

Berita Scholae Terbaru