JAKARTA - Teknologi informasi berkembang sedemikian cepat dan membawa anak-anak menghabiskan waktunya di dalam ruangan dan terus berinteraksi menggunakan gawai, sementara itu, era globalisasi sudah di depan mata. Menjadi unggul di era yang semakin dinamis dan selalu diwarnai oleh ketidakteraturan dan ketidakpastian ini, dibutuhkan generasi yang tangguh.
Masa depan Indonesia ada di tangan generasi anak Indonesia. Dibutuhkan generasi anak yang tangguh untuk dapat membangun Indonesia yang lebih baik. Harus diakui bahwa arus informasi yang makin cepat di era digital ini berpengaruh pada gaya hidup dan karakter anak.
Dalam siaran pers Kamis (30/4) dijelaskan bahwa PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS) sebagai produsen Taro, merk makanan ringan anak yang terbesar di Indonesia, merasa ikut bertanggung jawab untuk berpartisipasi dalam usaha pembentukan karakter anak Indonesia. Komitmen ini diwujudkan TPS dengan mendorong penerapan experiental learning untuk anak-anak Indonesia agar menjadi pribadi yang tangguh, cerdik dan peduli.Taro yakin karakter tangguh, cerdik dan peduli akan membentuk pemimpin-pemimpin masa depan yang berkualitas. Kegiatan experiental learning konsisten dilakukan oleh Taro sejak tahun 2012, melibatkan 900 sekolah dan 90,000 anak, melalui kegiatan Petualangan Taro, dan aktivitas kepedulian lingkungan seperti even Hari Air, Hari Bumi dan Lingkungan Hidup.

"Dari pengalaman kami mengajar di pelosok Indonesia, proses pembelajaran di luar ruangan membuat siswa mampu mengidentifikasi kejadian yang terjadi dan melakukan refleksi serta mengambil keputusan berdasarkan hasil berpikir secara analitis. Selain meningkatkan kecerdasan, hal ini juga mendorong anak untuk lebih kreatif dan peka, serta mengasah kemampuannya bekerja sama dan meningkatkan kepedulian terhadap alam dan sesama,”kata Say Shio, Pengajar Muda dari program Indonesia Mengajar angkatan VII menanggapi inisiatif dari Taro. .
Pada tahun 2015 Taro mengusung tema Generasi Anak Tangguh Indonesia yang tidak hanya mengajarkan kepedulian terhadap lingkungan, namun juga melatih jiwa kepemimpinan dan solidaritas anak, demikian dikatakan oleh Head of Marketing Snack Division, PT. Tiga Pilar Sejahtera, Hetty Herawati. “Pembentukan karakter generasi anak tangguh Indonesia adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan ini Taro mengajak para pemangku kepentingan untuk turut berpartisipasi dalam pembentukan karakter para calon pemimpin masa depan. Kampanye Generasi Anak Tangguh Indonesia diwujudkan melalui kegiatan Taro Rangers Go To School, program TV Aksi Taro Rangers yang ditayangkan setiap Minggu pukul 9 pagi. Puncak dari kampanye ini adalah aktivitas Taro Rangers Camp yang akan diselenggarakan pada bulan Juni mendatang,"jelas Hetty.
Perwakilan dari Yayasan Kita dan Buah Hati yang memang terus mengembangkan experiential learning, Hilman Al Madani M.Psi mengatakan model experiential learning dinilai sangat ideal untuk diterapkan di Indonesia. Apalagi alam Indonesia sangat mendukung dalam penerapan model belajar mengajar berbasis pengalaman di luar kelas. Namun, diperlukan komitmen yang kuat dari seluruh stakeholders antara lain pengamat pendidikan, komunitas pendidikan dan masyarakat dalam penerapannya.
Taro Rangers Camp rencananya dilaksanakan di Sukabumi, Jawa Barat. Dirancang untuk 200 anak usia SD, anak-anak ini akan mengikuti aktivitas kelompok di ruang terbuka selama 3 hari 2 malam. Dalam Taro Rangers Camp, para peserta akan mengikuti serangkaian aktivitas yang melatih keberanian, kemandirian, kedewasaan serta kerjasama satu sama lain. Dalam kesempatan ini juga akan diberikan penghargaan kepada pendidik dan penggerak experiential learning di masyarakat. TARO CAMP ini rencananya akan dilaksanakan pada liburan sekolah ini akan menjadi even tahunan dan diharapkan mampu memperkaya program pembentukan karakter anak Indonesia.
Taro adalah merk makanan ringan yang diproduksi oleh PT. Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk. Melalui brand Taro, TPSF banyak melakukan kegiatan-kegiatan Corporate Social Responsibility untuk anak-anak berusia 7 – 12 tahun. Kegiatan ini selain untuk mendukung penggemar Taro baik secara langsung maupun tidak. Pada tahun ini, Taro akan melaksanakan kegiatan National Camp Taro Ranger yang akan mengundang anak-anak tangguh dan peduli, berusia 7-12 tahun untuk berpartisipasi pada perkemahan nasional yang akan diadakan pada bulan Juni 2015.
Karena komitmen yang kuat dari Taro untuk terus melakukan kegiatan pemasaran yang berbasis edukasi, Taro berhasil mendapatkan penghargaan Best Road Show Activation dan Indonesia's Best of the Best CSR Program 2014: Taro Go Green pada tahun 2014 dari Majalah MIX. Selain itu brand Taro berhasil mendapat predikat The Indonesian Best Brand Award (IBBA) selamat 3 tahun berturut-turut untuk kategori snack.
Penulis : Patricia Aurelia