JAKARTA - PT Pertamina (Persero), melalui Divisi Pendidikan Pertamina Foundation yang memiliki kepedulian tinggi terhadap dunia pendidikan menyambut kembali 20 Relawan Guru Sobat Bumi Angkatan II yang purna tugas menjalankan misi pendidikan di Kabupaten Keerom, Merauke dan Raja Ampat Provinsi Papua selama 11 bulan. Program ini dijalankan dengan mengusung misi ‘Menggugah Kecerdasan Indonesia Timur'. Program Relawan Guru Sobat Bumi bertujuan memberikan pelayanan pendidikan di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) agar putera-puteri Indonesia Timur dapat merasakan pendidikan yang lebih baik. Program ini dimulai pada tahun 2013 dengan dipilihnya 12 orang Relawan Guru Sobat Bumi Angkatan I dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri dan dikirim ke Kabupaten Keerom.
Pada bulan Agustus tahun 2014, Pertamina Foundation kembali bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Pengajaran Provinsi Papua dan Papua Barat mengirimkan Relawan Guru Sobat Bumi Angkatan II yang disebar ke lebih banyak kabupaten, yaitu Kabupaten Keerom, Merauke dan Raja Ampat. Relawan Guru Sobat Bumi Angkatan II adalah mahasiswa- mahasiswi dari Universitas Negeri Jakarta dan Universitas Negeri Semarang.

Para Relawan Guru Sobat Bumi mengatakan bahwa program ini dapat menginspirasi masyarakat Indonesia agar semakin peduli terhadap pendidikan di Indonesia. “Saya tidak pernah dapat meramal bila saya akhirnya mengalami kehidupan yang penuh syukur di Bumi Cenderawasih Papua. Bahwa perjalananku selama 11 bulan di sana dan keputusanku untuk menjadi Relawan Guru Sobat Bumi telah digariskan oleh Tuhan, mendengarkan niat saya dan Pertamina Foundation yang sama, yaitu untuk menepati janji pada Ibu Pertiwi, mencerdaskan kehidupan bangsa,” ungkap Bagus Dwi Minarno, salah satu Relawan Guru Sobat Bumi.
Pada awal bulan Juni Tahun 2015, masa tugas Relawan Guru Sobat Bumi Angkatan II telah berakhir dan Pertamina Foundation mengadakan acara penyambutan kembali dimana setiap relawan akan berbagi kisah mereka selama mengabdi di Papua. Penyambutan RGSB Angkatan II oleh Pertamina Foundation merupakan kegiatan tahunan dari Direktorat Pendidikan Pertamina Foundation.
CSR Manager, Agus Mashud mengatakan, “Pertamina sangat bangga dapat menyambut= kembali keduapuluh Relawan Guru Sobat Bumi Angkatan II. Kami yakin pengalaman dan kisah mereka akan menginspirasi generasi muda bangsa ini untuk turut peduli dan berbuat demi kemajuan pendidikan Indonesia khususnya di daerah terdepan, terluar, tertinggal. Kami juga sangat mengapresiasi para mitra, yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Universitas Negeri Jakarta dan Universitas Negeri Semarang atas kerjasamanya yang baik demi terselenggaranya program ini.”
Sebelum acara penyambutan relawan dilakukan, sesi diskusi dan perpisahan dengan Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Keerom, Merauke, dan Raja Ampat juga telah dilakukan.
Relawan Guru Sobat Bumi Angkatan II Bicara............
Dua puluh Relawan Guru Sobat Bumi Angkatan II telah menjalankan misi pendidikan di Kabupaten Keerom, Merauke dan Raja Ampat Provinsi Papua selama 11 bulan. Kedua puluh relawan guru ini merupakan mahasiswa-mahasiswi dari Universitas Negeri Jakarta dan Universitas Negeri Semarang.
Berikut merupakan beberapa profil singkat dan testimoni yang diberikan para Relawan Guru Sobat Bumi Angkatan II:
Siswoyo Heri Kiswanto, Mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Penempatan: SD YPK Kolam, Distrik Muting Kabupaten Merauke Provinsi Papua

“Program ini membuat saya dapat ikut serta dalam mencerdaskan anak bangsa yang tinggal jauh di pedalaman Papua. Sungguh pendidikan di Indonesia khususnya Papua masih sangat belum merata dan sangat mebutuhkan guru, dan para relawan demi tercapainya pendidikan yang merata dan terwujudnya anak-anak bangsa yang cerdas dan cinta Indonesia”.
Faatih Rijalul Haq, Mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Penempatan: SD YPK Waan, Distrik Muting Kabupaten Merauke Provinsi Papua
“Melihat, merasakan, dan memahami keadaan bumi cendrawasih belahan selatan tentang pendidikan membuat hati miris. Program Pertamina Foundation yang mengagumkan mendatangkan kami sebagai fasilitator pengejar mimpi, dan pemberi harapan kecil bagi mereka benih penerus bangsa”.
Ikhsan Ansori, Mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Penempatan: SD YPK Kolam, Distrik Muting Kabupaten Merauke Provinsi Papua
“Selama bertugas banyak hal baru dalam menghadapi masalah- masalah karena itu menjadikan saya lebih dewasa dalam menyikapi masalah belajar tentang menyesuaikan diri dengan lingkungan, toleransi, solidaritas, kerja keras dan kesabaran”.
Andra Jati Nugraha, Mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Penempatan: SD YPK Waan, Distrik Muting Kabupaten Merauke Provinsi Papua
“Melalui program ini saya menjadi lebih tahu ternyata mengajar dan mendidik bukanlah suatu hal yang sulit dilakukan meskipun berada di daerah pedalaman dengan segala minimnya fasilitas yang ada. Mengajar di pedalaman Papua sangat mengasyikkan, kita tidak perlu terpaku teks, kita dapat lebih intim dengan alam dan memberikan contoh-contoh pembelajaran melalui kenampakan alam yang ada”.
Muhammad Abdullah Amnan, Mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Penempatan: SD YPK Santo Lukas Boha, Distrik Muting Kabupaten Merauke Provinsi Papua
“Menjadi Relawan Guru Sobat Bumi di Papua membuatku sadar bahwa pendidikan di Indonesia belumlah merata, banyak anak- anak bangsa yang belum merasakan pendidikan yang layak sehingga kurasa program pengiriman Relawan Guru Sobat Bumi oleh Pertamina Foundation sangatlah membantu memberantas ketertinggalan anak-anak Papua”.
Catur Romadoni, Mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Penempatan: SD Inpres Usku, Distrik Senggi Kabupaten Keerom Provinsi Papua
“Pengajar dilihat sebagai orang yang “hebat” oleh masyarakat. Segala problem, keterbatasan dan ketimpangan yang pernah didengar sekarang bisa dirasakan secara nyata. Semoga apa yang sedikit ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Lanjutkan program ini karena banyak orang melihat kasihan untuk Papua tapi hanya sedikit yang berani berbuat nyata untuk Papua”.
Wahyudin, Fresh Graduate Universitas Negeri Jakarta Penempatan: SD Inpres 13 Reni, Distrik Kepulauan Ayau Kabupaten Raja Ampat Provinsi Papua Barat
“Relawan Guru Sobat Bumi (RGSB) adalah program yang tepat untuk menjalin simpul kekerabatan antar daerah. RGSB adalah harapan setiap jiwa ank-anak kepulauan, mengajar dan kehidupan sosial yang dialami RGSB selama di Papua membuat saya perlahan mengenal Indonesia dan segala permasalahannya”.(PR)