JAKARTA - Education New Zealand (ENZ) pada hari ini menyambut gembira hasil survei yang menguatkan posisi New Zealand sebagai salah satu negara dengan industri pendidikan terbaik di dunia. Berdasarkan hasil survei terbaru yang dipaparkan oleh Teaching and Learning International Survey (TALIS) yang diselenggarakan oleh Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (Organisation for Economic Cooperation and Development/OECD), mengungkapkan bahwa para tenaga pendidik di New Zealand termasuk dalam kategori pendidik yang paling terlatih, memiliki kualifikasi terbaik, dan paling berpengalaman di dunia.
Dalam siaran pers yang diterima scholae.co dijelaskan bahwa survei tersebut menunjukkan bahwa 99 persen dari pengajar di New Zealand telah menyelesaikan program pelatihan guru, lebih tinggi dibandingkan dengan tenaga pengajar di negara lainnya yang hanya mencapai 90 persen. Sementara itu, 97 persen dari pengajar di negara tersebut juga telah mengikuti setidaknya satu program pengembangan profesi tahun lalu, lebih tinggi dari rata-rata pengajar di negara lain yangdisurvei, yaitu hanya 88 persen yang telah melakukan aktivitas serupa.
“New Zealand bangga dengan sistem pendidikan dan tenaga pengajar berkualitas tinggi yang mereka miliki. Sebelum terlibat langsung dalam proses mengajar, kami membekali para pengajar kami dengan rangkaian pelatihan profesi untuk memastikan bahwa mereka cukup berkualitas sebelum mereka memasuki dunia pendidikan sebagai seorang pengajar. Pengajar kami dilatih untuk membantu para siswa berpikir secara kritis dan membantu mereka memperoleh keterampilan yang amat dibutuhkan setelah mereka menyelesaikan bangku pendidikan,"jelas ENZ South and South East Asia Regional Director, Ziena Jalil
Berdasarkan hasil survei, guru di New Zealand yang mengajar siswa berusia 11 hingga 14 tahun bekerja rata-rata 44 jam seminggu, satu jam lebih banyak dari rata-rata pengajar di Australia, empat jam lebih sedikit dari rata-rata pengajar di Singapura, dan enam jam lebih banyak dari rata-rata pengajar pada skala internasional.
Mereka juga mengajar kelas dengan siswa yang rata-rata berjumlah 25 orang, yang berarti satu siswa lebih banyak dibandingkan dengan rata-rata skala internasional, dan 11 siswa lebih sedikit dibandingkan dengan Singapura.
“Tenaga pengajar kami di New Zealand berdedikasi dalam membuat perubahan positif pada setiap siswanya. Orang tua dari siswa setempat maupun asing beruntung memiliki tim pengajar yang berkomitmen dan berpengalaman yang menghargai pentingnya menerapkan pendidikan terbaik,” ujar Ms. Jalil.
Education New Zealand (ENZ) merupakan lembaga pemerintah Selandia Baru di sektor pendidikan internasional. ENZ bertugas untuk meningkatkan kesadaran publik dalam menempatkan Selandia Baru sebagai negara tujuan pelajar, serta untuk mendukung dan memperkenalkan produk dan layanan para penyelenggara pendidikan dan bisnis Selandia Baru di luar negeri. (PR)
Penulis : Patricia Aurelia