JAKARTA - Sebanyak 2.732 lulusan yang terdiri dari 4 lulusan Diploma 3 (D3), 17 lulusan Diploma 4 (D4),2.320 lulusan Sarjana (S1), 387 lulusan Pasca Sarjana (S2), serta 4 lulusan Doktoral (S3) dilantik dalam wisuda yang dibagi dalam 3 shift yang berlangsung pada Kamis (30/7/2015) di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC) yang juga dihadiri Prof. Dr. Ilza Mayuni, MA selaku Koordinator Kopertis Wilayah III serta perwakilan dari industri.
Wisuda ke-52 ini mengusung "Spirit of Excellence". Dengan bertambahnya lulusan pada wisuda ke–52 kali ini, maka bertambah pula komunitas lulusan Binus University menjadi 86.894 alumni yang dipersembahkan bagi bangsa Indonesia dan dunia. Di antara semua yang diwisuda, terdapat 48 wisudawan yang memperoleh predikat Summa Cum Laude. Lima diantaranya tamat dengan IPK 4.00 dan dianugerahkan penghargaan Binus Award of Excellence. Mereka adalah Wendra (Jurusan Manajemen), Linda W (Jurusan Sistem Informasi), Daniel Agusta, Osbin Patija dan Marcello Dwianto (Jurusan Teknik Informatika).
“Para wisudawan terbaik ini memang layak menerima predikat tersebut, hal ini terbukti bahwa sebelum diwisuda mereka sudah mendapatkan pekerjaan di perusahaan multinasional. Bahkan Wendra seusai wisuda akan segera berangkat ke Cina untuk bekerja di perusahaan quality control disana”, ungkap Rektor Binus University, Prof. Dr. Ir. Harjanto Prabowo, MM.
Bukan hanya wisudawan terbaik, sama seperti tahun-tahun sebelumnya, sebanyak 78 % dari total lulusan Binus University sudah bekerja sebelum mereka diwisuda. Dan 43 % di antaranya bekerja di perusahaan global atau menjadi entrepreneur. Setiap tahun jumlah yang sudah bekerja sebelum wisuda terus meningkat. Hal ini seiring dengan cita-cita Binus University untuk melahirkan 2 dari 3 lulusannya bekerja di perusahaan global atau menjadi entrepreneur.
Menciptakan lulusan sebanyak mungkin kata Harjanto, bukanlah hal yang sulit bagi Binus University. Namun, menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap untuk bersaing pada dunia global membutuhkan kerja keras dan kedisiplinan dalam mendidik serta mengajarkan budaya dan pergaulan masyarakat global. Diperlukan penanaman global mindset kepada para mahasiswa melalui kegiatan pertukaranpelajar, dan acara seminar dan workshop. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa sebelum memasuki pintu gerbang dalam mengawali perjalanan karir mereka yang masih panjang.
Kerja keras, kejujuran, kedisiplinan, serta kemauan belajar terus–menerus kata Harjanto wajib dimiliki oleh setiap lulusan untuk mampu bersaing dalam mencapai puncak karir yang diharapkan dan dapat menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, bangsa, dan almamater Binus.(PR)
Penulis : Patricia Aurelia