Selasa, 27 Januari 2026

UI GreenMetric Umumkan Kampus Hijau Terbaik di Dunia


 UI GreenMetric Umumkan Kampus Hijau Terbaik di Dunia Ilustrasi Kampus UI Depok (Foto: Ist)

DEPOK - UI GreenMetric, pemeringkat kampus terhijau pertama di dunia kembali  mengumumkan Peringkat Kampus Hijau Terbaik di Dunia tahun 2015.  University of Nottingham (total skor 7,267.00) menjadi kampus hijau terbaik di dunia, diikuti University of Connecticut (skor 7,156.00) dan  peringkat tiga diraih oleh University of California, Davis (skor 7,134.00). Sedangkan, predikat kampus terhijau di Indonesia berhasil  diraih oleh Universitas Indonesia yang menduduki peringkat 33 di dunia (skor 6,157.00). Sejumlah perguruan tinggi di Indonesia juga berhasil  masuk dalam 100 besar dunia yaitu Institut Pertanian Bogor (skor 6,130.00) di peringkat 36, diikuti Universitas Diponegoro (skor 5,989.00) di peringkat 45.

Rektor UI Prof.Dr.Ir. Muhammad Anis, M.Met dan Ketua UI GreenMetric Prof. Riri Fitri Sari mengumumkan hasil UI GreenMetric Ranking of World Universities 2015 di Integrated Faculty Club UI kampus Depok pada Jumat (22/1) lalu.

Dalam siaran pers yang diterima scholae.co, Kepala Humas dan KIP UI, Rifelly Dewi Astuti, SE, MM menjelaskan UI GreenMetric merupakan inovasi UI yang telah dikenal luas di dunia internasional sebagai pemeringkatan perguruan tinggi pertama di dunia berbasis komitmen tinggi dalam pengelolaan lingkungan hidup kampus. Perguruan Tinggi dunia sangat antusias berpartisipasi dalam  pemeringkatan kampus terhijau ini. Hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan jumlah peserta UI GreenMetric Ranking of World Universities dari 360 perguruan tinggi di 62 Negara pada tahun 2014 menjadi 407 perguruan tinggi dari 65 negara pada tahun 2015. Terdapat pula beberapa negara yang baru bergabung di tahun 2015, seperti Bangladesh, Iraq, Spanyol, El-Salvador dan Australia.

Prof. Riri Fitri Sari menyampaikan bahwa sistem perangkingan UI GreenMetric juga telah menambahkan sejumlah kriteria yang terkait dengan konservasi air; perhitungan carbon footprint dari sektor energi dan  perubahan iklim, dan transportasi serta penyesuaian penilaian (scoring) dan pembobotan (weighting) untuk setiap kriteria.

Lebih lanjut, Prof. Muhammad Anis mengatakan,“Sudah saatnya UI sebagai institusi akademis juga turut berkontribusi dalam emisi gas rumah kaca (GRK) dari kegiatan akademik sehari-hari bertanggung jawab dan mengetahui berapa emisi GRK yang telah kita produksi per tahun. Dengan  demikian kita bisa mengambil langkah-langkah preventif dan kuratif dalam rangka mitigasi dampak perubahan iklim. Diharapkan melalui UI GreenMetric ini, UI sebagai universitas dapat menjadi pelopor dalam upaya untuk menanggulangi perubahan iklim. UI terus berupaya untuk  membangun generasi yang ramah lingkungan serta menjadi trendsetter dalam pemeringkatan di bidang keberlanjutan dan lingkungan hidup di tingkat dunia.”

Tentang UI GreenMetric
Dijelaskan Felly, UI GreenMetric merupakan lembaga pemeringkatan yang telah diterima sebagai anggota IREG Observatory (International Ranking Expert Group) secara resmi pada Konferensi IREG-6 bulan April 2012 di Taipei. IREG  adalah lembaga yang berpusat di Belgia dan merupakan lembaga penting karena perannya sebagai quality assurance (penjaminan mutu) lembaga pemeringkatan dengan program audit dan sertifikasi bagi lembaga  pemeringkatan universitas sedunia. Selain itu, berbagai analisa pemanfaatan pemeringkatan universitas di forum UNESCO, situs-situs  web universitas di dunia,  dan berbagai publikasi ilmiah di Jurnal  internasional di Eropa dan Amerika telah banyak menyebut UI Greenmetric. Diharapkan upaya yang dilakukan UI GreenMetric dapat mendorong UI untuk menjadi trendsetter di bidang keberlanjutan dan lingkungan hidup.

UI GreenMetric juga telah berhasil menarik perhatian institusi dan universitas-universitas di negara lain. Pada bulan April 2014, salah satu tim UI Greenmetric diundang untuk mempresentasikan Greenmetric pada  III Asian Universities Forum (Eurasian Diversity and Role of Universities for Sustainable Development). Forum ini adalah bagian dari VII Astana Economic Forum yang diselenggarakan oleh Al-Farabi National University of Kazakhstan yang pada akhirnya menyepakati untuk menjadikan  UI Greenmetric 2014 sebagai panduan sustainability assessment untuk universitas-universitas di wilayah Eurasia.

Pemeringkatan UI Green Metric of World Universities  dilandasi oleh tiga filosofi dasar, yakni Environment, Economic, dan Equity (3’Es).  Beberapa perbaikan pada metodologi dan survei terus dilakukan oleh Tim  UI GreenMetric guna menghasilkan pemeringkatan yang komprehensif, salah satunya dengan mengembangkan bobot indikator penilaian yang terdiri dari Statistik Kehijauan Kampus (15%), Pengelolaan Sampah (18%), Energi dan Perubahan Iklim (21%), Penggunaan Air (10%), Transportasi (18%), dan Pendidikan (18%). (PR)



Penulis : Farida Denura

Berita Scholae Terbaru