Selasa, 27 Januari 2026

Uji Kompetensi Guru, Menentukan Kualitas Guru


 Uji Kompetensi Guru, Menentukan Kualitas Guru Ilustrasi: Suasana Uji Komptensi Guru (Foto: Ist)

Menanggapi adanya kekuatiran  terhadap kualitas guru, beberapa kalangan mendesak agar Uji Kompetensi Guru (UKG) lebih diperketat lagi demi meningkatkan kemampuan dan muru profesi tenaga pendidikan. 

Seperti yang terungkap dalam RPJMN Bidang Pendidikan untuk lima tahun ke depan bahwa Uji Kompetensi memiliki peran yang terus berubah sejak reformasi guru dimulai. Dan kini telah menemukan tempatnya dalam sistem akuntabilitas dan manajemen guru terpadu. Uji kompetensi adalah dasar dari model sertifikasi asli yang diusulkan, namun disingkirkan begitu saja oleh DPR. 

UKG muncul kembali setelah terbukti bahwa portofolio saja tidak cukup untuk menentukan kualifikasi guru, namun kemudian batas kelulusannya diturunkan sekedar untuk memenuhi kuota guru-guru yang lolos sertifikasi dan bukan lagi untuk memastikan standar tertentu. UKG sekarang menjadi bagian dari kerangka kerja terpadu untuk menentukan akuntabilitas guru, dengan tujuan membantu guru mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan mereka yang kemudian dapat dibahas dalam rencana pengembangan karir tahunan mereka. UKG juga dimaksudkan sebagai ambang batas bagi guru PNS guru meningkatkan karir mereka ke jenjang yang lebih tinggi.

Berdasarkan teori, UKG merupakan rancangan yang sangat baik, namun apakah UKG akan benar-benar diterapkan atau akan berakhir dengan cara diturunkan atau dihapuskan lagi? Kemauan politik harus ada untuk memastikan para guru memenuhi ambang batas minimum pengetahuan terhadap materi pelajaran dan kompetensi pedagogik.

Kompetensi guru, tentu saja, terbentuk dari berbagai faktor. Uji kompetensi hanya dapat menangkap aspek-aspek tertentu dari pengetahuan guru, namun studi terbaru menyoroti betapa pentingnya komponen ini dikaitkan dengan hasil belajar siswa. Menurut sebuah laporan yang dirilis, dari semua faktor yang diteliti dalam studi video yang dilakuka pada Tahun 2011 terhadap guru matematika di SMP, pengetahuan guru (yang diukur dengan uji kompetensi guru yang mirip dengan UKG di Indonesia) memiliki kaitan yang paling erat dengan hasil-hasil belajar siswa.

Dalam rangka peningkatan profesi guru ini pula, mulai tahun 2016 ini akan diberlakukan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dengan seleksi yang sangat ketat. Sejauh ini PPG masih merupakan program lanjutan bagi calon guru, yang baru menyelesaikan program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal.

Penulis : Maria L. Martens

Berita Scholae Terbaru