Selasa, 27 Januari 2026

Conservatory of Music UPH Berikan Workshop Gratis untuk Perkenalkan Pendidikan Musik


 Conservatory of Music UPH Berikan Workshop Gratis untuk Perkenalkan Pendidikan Musik Mahasiswa Conservatory of Music UPH sedang melakukan praktek. (Dok. UPH)
KARAWACI, SCHOLAE.CO - Mungkin Anda tertarik pada musik? Atau lebih dari sebagai penyuka musik, apakah Anda juga ingin menjadi musisi? Menurut The American Heritage Dictionary of the English Language (2000), musisi adalah seorang yang menciptakan, memimpin, dan menampilkan musik. Melalui definisi tersebut jelas bahwa menjadi musisi jauh lebih dari sekedar memainkan nada pada suatu alat musik. Dibutuhkan kemampuan tertentu, lebih dari sekedar hobi, keterampilan, atau bakat. 

Jika Anda ingin menjadi musisi, Anda dapat belajar untuk memiliki kualifikasi yang dibutuhkan, sehingga Anda tidak hanya berhenti sebagai penyaji musik yang unggul, tetapi juga kristis dan inovatif. Melalui pendidikan musik, seseorang dapat diperlengkapi bukan saja untuk mampu menjadi penyaji musik yang unggul secara estetik, namun juga mengembangkan pengkajian kritis dan penciptaan karya-karya musik yang otentik dan beragam, sebagaimana disampaikan oleh Antonius Sugeng Priyanto, seorang Master Komposisi Musik dari University of Philipines, yang juga Dekan Conservatory of Music Universitas Pelita Harapan (CoM UPH). 

Ia menambahkan UPH Conservatory of Music merupakan salah satu sekolah musik terbaik di Indonesia. Lewat beragam jurusan dan kolaboratif yang kuat, keunggulan ini menjadikan para lulusannya mampu berkontribusi dan menyemarakkan perkembangan musik tanah air. 

“Komitmen kami di Conservatory of Music UPH adalah menghasilkan lulusan yang bukan saja mahir dalam bermain musik, namun memiliki wawasan dan kecakapan akademis yang memadai. Kami berkomitmen membangun satu budaya akademis yang kondusif di kampus; satu lingkungan yang memberikan ruang yang menggairahkan untuk para dosen dan mahasiswa untuk  mengembangkan penelitian di bidang seni dan musik. Musik memiliki potensi dan peran yang besar dalam memajukan kualitas kehidupan individu dan masyarakat. Oleh karena itu melalui berbagai program pengabdian masyarakat kami berusaha untuk terus relevan dalam meresponi kebutuhan yang ada di masyarakat melalui seni dan musik. Peran kepemimpinan dan advokasi seni belum banyak mendapatkan perhatian, ini menjadi satu peluang yang besar,” jelas Anton.

Pemahaman tentang pendidikan musik sangat perlu diketahui oleh para penggemar musik atau pemusik  muda. Apa saja ruang lingkup musik, apa saja yang dipelajari, bagaimana metode belajarnya dan banyak hal seputar proses belajar mengajar di pendidikan musik sampai karier di bidang musik. Karenanya Conservatory of Music UPH menggelar sebuah acara program workshop musik yang dinamai ‘Music in You’ pada 10 April 2018, untuk memperkenalkan seputar  pendidikan musik di CoM UPH kepada para siswa SMA yang nanti akan melanjutkan studi bidang musik ke jenjang universitas. Caranya siswa harus mendaftar dan melengkapi form yang dapat diunduh di https://docs.google.com/forms

Program workshop musik ini diberikan secara gratis dan difasilitasi oleh para dosen yang juga musisi yang mengajar di CoM UPH. Adapun workshop yang diberikan mencakup tujuh peminatan yang ada di CoM UPH yaitu Classical Performance, Jazz and Pop Performance, Music Composition, Music Education, Music Therapy, Performing Arts Production and Management, dan Sound Design and Music Production. 

Ketujuh program studi seni ini merupakan bidang-bidang yang relevan dengan perkembangan seni musik  dan mempunyai peluang yang besar untuk dapat berkarya dalam masyarakat. Para siswa yang ikut acara ini berkesempatan memainkan alat musik langsung dipandu para pengajar serta dapat bertemu langsung dengan para alumni CoM yang telah sukses berkarier di dunia musik.  (Rosse Hutapea)

Penulis : Rosse Hutapea

Berita Scholae Terbaru