Selasa, 27 Januari 2026

UIII Sangat Strategis, Azyumardi Azra: UIII Penyebar Islam Wasathiyah Model Indonesia


 UIII Sangat Strategis, Azyumardi Azra: UIII Penyebar Islam Wasathiyah Model Indonesia Mantan Rekor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Azyumardi Azra. (Harian Nasional)
DEPOK, SCHOLAE.CO - Mantan Rekor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Azyumardi Azra mengatakan, pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) sangat strategis karena bukan hanya pengembangan lembaga akademik, tapi juga sebagai penyebaran Islam Moderat, Islam wasathiyah model Indonesia.

"Mahasiwanya bukan hanya dari Indonesia saja, tetapi juga berasal dari wilayah dunia Islam," kata Azyumardi di sela-sela peletakan batu pertama pembangunan Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Kawasan Pemancar LPP RRI Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (5/6/2018).

Menurut dia, nantinya di UIII ini akan mempelajari Islam yang yang harmonis dan ini sangat strategis dan sekaligus akan meningkatkan peran Indonesia di kancah international.

"Sehingga Indonesia akan dan bahkan pemain utama penyebaran Islam wasathiyah ini di dunia internasional, bukan hanya di dunia Muslim tetapi juga negara barat, yakni Eropa dan Amerika," katanya.

Azyumardi yakin bahwa masyarakat Eropa dan Amerika semakin tertarik dengan Islam Wasatiyah ini.

"Kita akan refleksi bahwa Islam wasathiyah ini diwakili oleh ormas NU dan Muhammadiyah. Nah sekarang juga diwakili oleh lembaga akdemik yang berkualifikasi berstandar internasional," katanya.

Menurut dia, ini merupakan langkah startegis yang dilakukan pemerintah Indonesia yang harus didukung bersama-sama.

"Bahkan kalangan internasional juga sudah menawarkan dukungan, namun pemerintah maunya sendiri," katanya.

Azyumardi juga mengatakan jika ada dukungan dari luar negeri, diantaranya dosen pengajar akan diterima jika memiliki kualifikasi.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa UIII yang melalui Peraturan Presiden No 57 tahun 2016 ini akan membuka tingkat pendidikan magister dan Doktor.

Menag juga mengungkapkan, UIII akan memiliki tujuh fakultas, yakni kajian Islam, ilmu sosial, humaniora, ekonomi Islam, sains dan teknologi, pendidikan, arsitektur, dan Seni.

"Untuk tahun pertama tiga program studi yang akan dibuka adalah Islamic studies, political science dan education," ungkapnya.

Lukman Hakim juga mengungkapkan bahwa kampus yang akan dibangun di luas lahan seluas 142,5 hektare, dimana maksimal 30 persen akan diisi dengan bangunan, sedangkan 70 persen lainnya sebagai lahan hijau.

"Lahan hijau yang fungsinya sebagai perlindungan flora dan fauna, ramah lingkungan demi mempertahankan ruang hijau kawasan kampus dan Kota Depok. Serta sekaligus tempat rekreasi bagi warga kampus dan warga sekitarnya," katanya. 

Penulis : Patricia Aurelia

Berita Scholae Terbaru