Selasa, 27 Januari 2026

Wouw, Banyak Mahasiswa Asing Tertarik Pelajari Kewirausahaan Indonesia


 Wouw, Banyak Mahasiswa Asing Tertarik Pelajari Kewirausahaan Indonesia Dwi Larso, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik President University. Ia menyatakan bahwa President University akan menggelar kompetisi business plan. (Dok. Jababeka)
JAKARTA, SCHOLAE.CO - Rektor Universitas President Jony Octavian Haryanto mengatakan banyak mahasiswa asing yang tertarik belajar kewirausahaan di sejumlah perguruan tinggi di Tanah Air.

"Kami menerima banyak mahasiswa asing yang belajar di kampus kami. Mereka tertarik belajar kewirausahaan di sini, karena bersentuhan langsung dengan dunia industri," ujar Jony dalam siaran persnya yang diterima Antara di Jakarta, Senin (23/7/2018).

Dia mengatakan tercatat 350-an mahasiswa asing dari 14 negara yang kuliah di kampus itu, yaitu Tiongkok, Korea Selatan, Korea Utara, Vietnam, Yaman, Afghanistan, Amerika Serikat, Timor Leste, Mongolia, dan Papua Nugini.

"Banyaknya lulusan kami yang langsung bekerja maupun menjadi pengusaha, membuat mahasiswa asing tertarik," tambah dia.

Dia menambahkan 90 persen lulusannya mendapat pekerjaan kurang dari enam bulan setelah wisuda. Bahkan banyak yang masih kuliah sudah dipekerjakan perusahaan atau membuat perusahaan pemula.

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas President, Dwi Larso, mengatakan untuk menjadi bangsa yang maju dan makmur, Indonesia butuh lima juta pengusaha atau sekitar dua persen dari seluruh penduduk. Saat ini, jumlah penduduk Indonesia 250 juta orang, dengan adanya lima juta pengusaha, membuat pertumbuhan ekonomi akan melesat jauh.

"Jika mau maju, kita butuh lima juta pengusaha. Untuk menghasilkan pengusaha, perguruan tinggi harus ikut membantu pemerintah menghasilkan lulusan yang berjiwa wirausaha," kata Dwi.

Pihaknya ikut berkontribusi dalam mencetak pengusaha-pengusaha baru, dengan memfasilitasi mahasiswa agar berani mencetuskan ide-ide kreativitasnya, serta mengeksekusinya melalui inkubator bisnis yang sudah disiapkan universitas.

"Dengan cara ini, setelah lulus mahasiswa bisa langsung menciptakan lapangan kerja dari generasi Y dan Z," tambah Dwi.

Dwi juga berpesan, agar para lulusan siap bersaing serta tak pernah berhenti menambah pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan perkembangan teknologi.

"Salah satu keunggulan sistem pendidikan kami, selain menekankan capaian akademis, para mahasiswa juga dididik untuk langsung siap bekerja di berbagai bidang industri dan sekaligus wawasan kewirausahaan," kata Dwi.
Penulis : Patricia Aurelia

Berita Scholae Terbaru