Selasa, 27 Januari 2026

UPN Raih Posisi Tiga Besar Ajang Festival Musik Dunia


  UPN Raih Posisi Tiga Besar Ajang Festival Musik Dunia Paduan Suara Mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta Vocalista Paradisso (Istimewa)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Paduan Suara Mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta Vocalista Paradisso, telah mengikuti Busan Choral Festival and Competition yang diselenggarakan pada 17-20 Oktober 2018 di Busan, Korea Selatan. Dalam kompetisi ini, Vocalista Paradisso mengikuti dua kategori yaitu, Ethnic Category dan Classical Mixed Category. Demikian rilis yang diterima scholae.co, di Jakarta, Senin (29/10/2018)

Untuk kompetisi ini, Vocalista Paradisso mempersiapkan segala hal baik teknis maupun non teknis selama kurang lebih 6 bulan. Sebanyak 38 orang tergabung dalam tim, menjalani pelatihan oleh Vocalista Paradisso dan Setyo Watjono.

Dari beragam latihan tersebut,  membuahkan hasil yang memuaskan bagi Vocalista Paradisso. Dalam 2018 Busan Choral Festival and Competition terdapat 6 paduan suara Indonesia yang mengikuti dan juga paduan suara dari berbagai negara seperti Korea Selatan, Latvia, Rusia, Filipina, dan sebagainya. Vocalista Paradisso berhasil membawa hasil Silver Prize dalam Ethnic Category dan berhasil masuk ke dalam 3 besar dengan peringkat ke-2 dari 13 peserta.

Selain itu, paduan suara Indonesia lainnya yang berhasil mendapatkan prestasi di kompetisi tersebut adalah Floice dari Universitas Brawijaya pada kategori Pop & Gospel dan Beata Voice Choir dari Medan pada kategori Classical Equal.

Hal ini sangat membanggakan bagi Vocalista Paradisso. Dalam kategori tersebut, Vocalista Paradisso membawakan 4 lagu yaitu Meplalian dari Bali, Paris Barantai dari Kalimantan, Luk Luk Lumbu dari Banyuwangi, dan Yamko Rambe Yamko dari Papua, dengan koreografi yang mencirikan daerah-daerah tersebut. Dalam kategori tersebut, koreografi juga dinilai oleh para juri. Sebagai paduan suara dari Indonesia, Vocalista Paradisso ingin menunjukkan jati diri Bangsa Indonesia dengan mengemas penampilan lagu-lagu daerah Indonesia dalam kategori Ethnic dengan memakai kostum daerah Bali dan Papua.

Prestasi yang didapatkan oleh Vocalista Paradisso tentunya memberikan kesan tersendiri bagi masing-masing anggota tim. Prestasi yang didapat ini merupakan hasil dari perjuangan latihan selama ini dan juga menjadi pengingat agar Vocalista Paradisso selalu bersyukur dan terus mau belajar agar mempertahankan dan meningkatkan prestasi ke depannya.

Harapan lain, semoga apa yang telah Vocalista Paradisso dapatkan bisa menjadi inspirasi bagi orang-orang Indonesia dalam melakukan segala aktivitasnya dengan maksimal hingga mampu membawa harum nama Indonesia di dunia Internasional. (Editor: Maria L. Martens)

Penulis : Maria L Martens

Berita Scholae Terbaru