Loading
Foto bersama murid TK Spora usai kegiatan pengenalan profesi (Istimewa)
JAKARTA, SCHOLAE.CO - Pengetahuan tidak hanya diterima dalam ruang kelas lewat proses pembelajaran guru dan murid. Kegiatan rekreatif yang menyenangkan, juga bisa menjadi sumber ilmu. Seperti yang dilakukan para murid Taman Kanak-kanak Spora yang berlokasi di Kompleks Villa Japos, Cileduk - Tangerang.
Puluhan siswa didampingi para pengajar, Tina selaku Kepala Sekolah dan Rita seorang guru pengajar, mendatangi Lapangan Terbang Pondok Cabe Pamulang - Tangerang Selatan pada Kamis, (24/01) . Kecerian menyeruak ketika anak-anak TK tersebut, menjelajahi lokasi kunjungan. Ini kali pertama lembaga ini melakukan wisata pengetahuan di luar sekolah, lewat aktivitas pengenalan profesi.
Dipandu seorang guider, siswa yang juga disertai orangtua murid, menyimak penjelasan seputar keberadaan bandara. Lewat pengamatan langsung, siswa TK tersebut memahami salah satu moda transportasi ini. Semisal helikopter yang biasa dipakai untuk pemantauan lapangan maupun tugas kedinasan. Dengan kunjungan langsung ini, anak-anak diharapkan lebih mudah memahami fungsi dan kegunaaan bagian-bagian yang ada di bandara. Misalnya, hanggar, mesin pesawat, personil, dan materi penunjang lainnya.
Seperti diketahui, pangkalan udara pondok cabe ini adalah sebuah Pangkalan Udara Militer milik PT. Pertamina (Persero) yang terletak di Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten. Lapangan udara Pondok Cabe saat ini memiliki luas 170 hektare (ha) dan Panjang landas pacunya 2.200 meter dengan lebar 45 m. Lanud Pondok Cabe direncanakan akan dijadikan bandara komersial mengingat padatnya Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada 2016. Selain untuk penerbangan sipil bandara pondok cabe juga digunakan sebagai Pangkalan Udara Militer. Antara lain pangkalan dari Skadron 21/Sena Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) dan Dinas Polisi Air dan Udara (Polairud).
Pangkalan udara ini juga merupakan basis perawatan pesawat dari maskapai penerbangan Pelita Air Service. Bandar Udara ini di akan di difungsikan untuk penerbangan komersil sebagai bandar udara untuk mengurangi kepadatan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Bandar udara ini akan memiliki terminal penumpang baru dan hanya di peruntukan hanya pernerbangan domestik. Beberapa maskapai domestik, juga memanfaatkan keberadaan bandara ini.