Loading
Dirjen Bimas Katolik, Eusabius Binsasi
JAKARTA, SCHOLAE.CO - Hasil kesepakatan rapat koordinasi pelaksanaan pagelaran Perguruan Tinggi Agama Katolik (PTAK), akan dilaksanakan pada November 2019 mendatang. Rakor yang berlangsung selama dua hari itu, yakni 26 – 27 Februari 2019, dihadiri 54 peserta perwakilan dari 22 PTAK di Indonesia.
Rapat yang digagas Ditjen Bimas Katolik dengan mengundang para ketua PTAK, telah menyepakati bahwa even tahunan ini, bakal dilaksanakan di Jakarta dengan beberapa kesepakatan.
Pertama, lagu-lagu yang dipakai selama pagelaran atau lomba berlangsung merupakan lagu usualan dari PTAK. Usulan ini diteruskan kepada Komisi Liturgi – Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), untuk selanjutnya didiskusikan dengan para dewan juri. Waktu pertemuan ditetapkan pada bulan Maret 2019.
Kedua, kriteria penilaian akan dibicarakan lebih lanjut pada teknikal meeting yang rencananya akan diadakan pada bulan Mei 2019 mendatang.
Ketiga, penyediaan piala utama yang semula hanya memperebutkan piala bergilir, forum mengusulkan diadakannya pula piala tetap bagi pemenang.
Keempat, selama penyelenggaraan kegiatan pagelaran akan digelar pula pameran produk unggulan yang wajib diikuti oleh seluruh PTAK. Materi yang dipamerkan, adalah produk-produk unggulan, baik hasil karya wirausaha maupun produk akademik.
Usai poin-poin kesepakatan disetujui, kegiatan pun ditutup oleh Dirjen Bimas Katolik, Eusabius Binsasi. Dalam pengarahannya, Dirjen kembali mengingatkan pentinya kesatuan internal dan ketaatan pada Gereja sebagai spirit umat Katolik.
Selain itu, Dirjen juga mengamanatkan agar manajemen pengelolaan lembaga yang berada dalam pembinaan Ditjen Bimas Katolik, Kementerian Agama, dikelola secara tepat. “Saya juga mengingatkan agar PTAK, dapat memacu lembaganya masing-masing dengan meningkatkan kualitas melalui akreditasi,” ungkap Dirjen.