Loading
Para peraih Beasiswa ADik (Net)
JAKARTA, SCHOLAE.CO - Kesempatan baik bagi para lulusan SMA/SMK/Sederajat yang berasal dari Papua, Papua Barat, serta daerah 3T (terluar, terdepan, tertinggal). Pada 2019 ini, Pemerintah kembali menyediakan Program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik).
Program tahunan ini memberikan pendidikan gratis (beasiswa) bagi para dari Papua, Papua Barat dan daerah 3T, untuk mengemban ilmu di perguruan tinggi negeri maupun swasta, yang ada di Indonesia.
Fasilitas yang disediakan berupa biaya pendidikan, biaya hidup, dan fasilitas pendukung lainnya. Kelengkapan penunjang ini, diharapkan menjadi sarana pendukung pula dalam menjalani program beasiswa ini. Pembinaan atau pembimbingan belajar secara khusus, yang ditunjukan agar mahasiswa peserta program beasiswa ADik dapat menyelesaikan pendidikan tinggi dengan tuntas dengan hasil yang baik di Perguruan Tinggi terbaik.
Program ADik merupakan bentuk keberpihakan pemerintah RI untuk membantu perguruan tinggi dalam mencari dan menjaring calon mahasiswa dari daerah Papua dan Papua Barat serta daerah terdepan, dan 3T. Beasiswa ADik dikelola oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa) bersama Perguruan Tinggi sebagai pengelola dan penyelenggara pendidikan.
Beberapa kemudahan kesempatan lewat jalur penerimaan siswa, ditetapkan sebagai berikut; Jalur SNMPTN ditujukan bagi peserta lulus SNMPTN, jalur SBMPTN bagi peserta SBMPTN, jalur POLTEK diperuntukan bagi peserta lulus PMDK-PN dan Peserta UMPN, serta jalur TES ADik bagi peserta Tes ADik.
Pemerintah juga menetapkan kuota program ADik di tahun 2019 untuk wilayah 3T dan anak TKI sebesar 800 beasiswa. Alokasi ini ditujukan bagi penerima dari Kabupaten/kota 3T, Penerima ADEM 3T, serta Anak TKI berlokasi di daerah perbatasan NKRI.
Sedangkan total kuota program ADik Tahun 2019 untuk wilayah Papua dan Papua Barat sebesar 1000. Penyebaran beasiswa ini, ditujukan bagi penerima dari Papua, Papua Barat, Wilayah 3T Papua dan Papua Barat, serta Penerima Program ADEM (Afirmasi Pendidikan Menengah).
Berdasarkan penetapan kuota ini maka persyaratan yang ditetapkan adalah, peserta program harus erasal dari daerah Papua dan Papua Barat, daerah 3T, serta anak TKI dari wilayah perbatasan. Selain itu, memilih perguruan tinggi di luar provinsi asal atau domisili, serta siswa yang telah lulus pada tahun 2018 dan siswa yang akan lulus pada tahun 2019.
Bagaimana, tertarik untuk mengikuti? Catat cara pendaftarannya: