Loading
Murid Sekolah Cikal berpartisipasi dalam World Scholar’s Cup, Tournament of Championship (Istimewa)
JAKARTA, SCHOLAE.CO - Enam belas murid Sekolah Cikal berpartisipasi dalam World Scholar’s Cup, Tournament of Championship, yang dilaksanakan di Yale University, New Haven, USA setelah melalui dua tahap seleksi, yakni Jakarta Round, dan Global Round. World Scholar’s Cup merupakan ajang kompetisi akademik internasional yang bertujuan untuk merayakan proses belajar. Kegiatan, yang diikuti oleh perwakilan pelajar dari 82 Negara, diselenggarakan pada tanggal 8-12 November 2019.
Merayakan Pembelajaran, Memperkaya Pengalaman
Bertemakan “A World on the Margins”, para murid yang datang dari beragam budaya di seluruh dunia mengangkat isu-isu terkini dalam berbagai bidang, baik budaya, sosial, ilmu pengetahuan dan teknologi, juga seni dan musik, untuk didiskusikan bersama melalui berbagai kegiatan antara lain, lomba debat, menulis esai, dan kegiatan cerdas cermat.
Devi Natalia, selaku guru Sekolah Cikal yang mendampingi murid-murid Sekolah Cikal di kegiatan World Scholar's Cup ini, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan suatu ajang yang memberikan banyak manfaat.
“Mengikuti ajang kompetisi World Scholar’s Cup sangat mengesankan, bukan hanya kompetisi, tapi, juga pengalaman yang bisa dipetik di ajang tersebut. Disini siswa bertemu dengan pelajar lain dari berbagai negara, berteman dan mengenal kebudayaan antar negara.” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Arifa Naura Abindra sebagai salah satu wakil murid dari Sekolah Cikal di ajang tersebut. Ia menyatakan bahwa kegiatan Tournament of Championship ini adalah kesempatan belajar tanpa batas. “World scholar’s cup ini adalah kesempatan untuk belajar di luar lingkungan sekolah, dan memberikan ajang pembelajaran tanpa batas. Dari kegiatan ini, aku juga mendapatkan pertemanan dan juga mengembangkan kemampuan bersosialisasi dan mengembangkan diri.” ujar siswa yang saat ini duduk di kelas 11 Sekolah Cikal.
Ajang kompetisi akademik internasional ini juga tentunya mendorong keterlibatan murid-murid Sekolah Cikal, yang meliputi 12 perwakilan murid dari Sekolah Cikal Setu, 1 murid wakil dari Sekolah Cikal Serpong dan 3 murid wakil dari Sekolah Cikal Surabaya, untuk menampilkan potensi dan talenta mereka melalui berbagai kegiatan, antara lain Scholar’s show dan Scholar’s fair.
Sebagai salah satu murid yang berpartisipasi dalam kegiatan Scholar’s fair, Nihlah Assegaf mengungkapkan bahwa ia sangat menikmati kegiatan pameran budaya dari berbagai negara. “Aku sangat menikmati pameran budaya. Ada begitu banyak orang dari berbagai negara. Kami dapat mencoba makanan mereka, berbagi souvenir dan berbagi budaya Indonesia.” ujar Nihlah yang saat ini duduk di kelas 8 Sekolah Cikal.
Penerapan kompetensi 5 Bintang Cikal
Sebagai community of lifelong learners, Cikal meyakini bahwa ajang World’s Scholar Cup 2019 ini merupakan salah satu sarana terbaik bagi murid-murid Sekolah Cikal untuk merefleksikan dan menerapkan setiap proses pembelajaran yang terjadi di sekolah. Di Sekolah Cikal, murid-murid tidak dibiasakan untuk menghafal catatan pelajaran, melainkan memahami proses dan mengerti secara utuh apa tujuan dari pembelajaran yang dilakukan dan melakukan aksi dari ilmu yang didapatkan untuk komunitas luas.
Perayaan proses pembelajaran di turnamen ini juga menjadi cara bagi siswa dan siswi Sekolah Cikal yang berpartisipasi, baik dari Sekolah Cikal Setu, Sekolah Cikal Serpong dan Sekolah Cikal Surabaya, untuk turut andil menjadi anggota masyarakat yang berdaya dalam mewujudkan keadilan, keberlanjutan dan kedamaian.
“Dengan mengikuti World Scholar’s Cup murid-murid diasah kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berkomunikasi mereka. Selain itu, murid-murid juga berlatih untuk menjadi berpikiran terbuka, berkomitmen, kooperatif dan reflektif sesuai dengan Kompetensi 5 Bintang Cikal.” tutup Devi Natalia, selaku guru di Sekolah Cikal.