Loading
Penampilan seni virtual ini juga merupakan kontribusi SMA Unggul Del dalam acara perayaan HUT ke-20 Yayasan Del yang mengusung tema Warisan untuk Bangsa. (Foto-Foto: Istimewa)
JAKARTA, SCHOLAE.CO - Pandemi COVID-19 dalam dua tahun
terakhir memberikan banyak tantangan untuk semua kalangan, termasuk anak-anak
muda usia sekolah. Salah satu tantangan nyata yang dirasakan adalah turunnya
motivasi anak yang dipengaruhi oleh kondisi kesehatan mental. SMA Unggul Del,
salah satu unit dan afiliasi Yayasan Del, menaruh perhatian khusus terhadap
situasi ini, dan menginisiasikan penampilan seni virtual untuk membangkitkan
kembali semangat anak Indonesia. Penampilan seni virtual dengan tema “Nada
untuk Cita” dilakukan oleh siswa-siswi dan akan disiarkan secara daring pada
tanggal 14 Agustus 2021 di kanal YouTube SMA Unggul Del dan Radio Del FM.
Selain untuk menyampaikan pesan bahwa pandemi tidak
membatasi kreativitas anak, penampilan seni virtual ini juga merupakan
kontribusi SMA Unggul Del dalam acara perayaan HUT ke-20 Yayasan Del yang
mengusung tema “Warisan Untuk Bangsa”. Ketua Panitia Acara HUT ke-20 Yayasan
Del, Kerri Na Basaria menyampaikan,“Berangkat dari kepedulian Bapak Luhut dan
Ibu Devi terhadap anak-anak, Yayasan Del memberikan dukungan penuh kepada
kegiatan pertunjukan seni virtual yang dilakukan oleh SMA Unggul Del. Saya
yakin kegiatan ini dapat menjadi platform yang efektif untuk menyalurkan energi
positif bagi anak Indonesia di tengah situasi pandemi yang menimbulkan banyak
tekanan.
Berbagai penyesuaian harus dilakukan siswa dan guru untuk beradaptasi dengan situasi pandemi COVID-19. Hal ini ternyata memberikan dampak buruk pada motivasi belajar anak. “Kondisi pandemi yang tiba-tiba, tidak terprediksi menuntut adaptasi akan banyak perubahan dalam segala aspek kehidupan anak. Perubahan dan adaptasi ini dapat memicu stres yang nantinya akan berpengaruh pada kesehatan mental anak. Di masa yang penuh keterbatasan ini, penting bagi anak untuk memiliki sarana ekspresi, mengembangkan potensi diri, serta menikmati hiburan yang dapat meningkatkan kemampuan resiliensi mereka. Oleh karena itu, saya mendukung adanya kegiatan bertema kesenian, seperti penampilan seni virtual yang dilaksanakan oleh SMA Unggul Del,” jelas Gisella Tani Pratiwi, Psikolog Klinis Anak dan Remaja.
Kepala Sekolah SMA Unggul Del, Arini Desianti Parawi
menyampaikan latar belakang penampilan seni virtual “Nada Untuk Cita”,
“Penurunan motivasi karena keterbatasan pada kegiatan pembelajaran jarak jauh
selama masa pandemi, tentu berpengaruh pada kemauan anak-anak untuk berkarya,
berkreativitas, dan melakukan praktik baik yang berdampak bagi dirinya maupun
orang lain. Maka dari itu, SMA Unggul Del melalui penampilan seni virtual
“Nada untuk Cita” ingin membangkitkan semangat anak, tidak
hanya di lingkungan SMA Unggul Del, tetapi juga anak-anak lain di seluruh
Indonesia. Kami percaya bahwa pandemi COVID-19 tidak akan membatasi generasi
muda untuk berkarya.”
SMA Unggul Del percaya bahwa penampilan seni virtual ini dapat membangkitkan kembali semangat anak, sambil menyadarkan bahwa pandemi ini bukanlah halangan bagi kita semua untuk berkarya. Penampilan seni virtual "Nada Untuk Cita" oleh SMA Unggul Del ini akan menampilkan berbagai pertunjukan bakat dari siswa-siswi seperti, musikalisasi puisi, fashion show, seni tari dan lainnya. Kegiatan ini akan ditayangkan secara daring melalui kanal YouTube SMA Unggul Del dan Radio Del FM, pada hari Sabtu, 14 Agustus 2021, Pk 15:00.
Tentang Yayasan Del
Kami adalah organisasi nir laba yang didirikan untuk membawa
perubahan dan pembaharuan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Atas inisiasi Jend. TNI (Purn). Luhut Binsar Pandjaitan bersama Devi Simatupang, Yayasan Del memulai kegiatannya pada tahun 2001 dengan membangun sebuah institusi pendidikan berkualitas global di desa terpencil, Desa Sitoluama, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.
Menghadirkan akses pendidikan berkualitas di daerah
terpencil, menjadi satu komitmen awal Yayasan Del dalam upayanya untuk
menyetarakan kompetensi individu di daerah.
Yayasan Del kemudian mengembangkan program yang disusun
untuk mampu memberi manfaat bagi masyarakat. Melalui program-program tersebut,
kualitas sumber daya manusia Indonesia akan mampu berkembang secara optimal,
hingga kelak dapat menjadi generasi penerus yang berguna bagi bangsa dan
negara.
Tentang SMA Unggul Del
SMA Unggul Del didirikan oleh Pembina Yayasan Del, Jend. TNI
(Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, untuk mewujudkan visi Yayasan Del sebagai suatu
institusi yang memiliki kerinduan untuk mentransformasi pendidikan Indonesia ke
arah yang lebih baik. Sikap keteladanan ini merupakan prinsip dasar keluarga
besar Yayasan Del yang memilih melayani melalui perbuatan. Dengan kehadiran SMA
Unggul Del diharapkan dapat mewujudkan keinginan masyarakat terlebih masyarakat
yang terletak di kawasan Tapanuli akan sebuah pendidikan yang baik.
“MarTuhan, Marroha, Marbisuk” – adalah nilai dasar yang
dipegang teguh oleh SMA Unggul Del, berdasarkan apa yang telah digariskan oleh
Pembina dan Pengurus Yayasan Del.
Pendirian SMA Unggul Del bukan semata-mata menciptakan
generasi pemimpin yang unggul dalam pengetahuan dan teknologi tetapi juga
percaya kepada Tuhan (marTuhan), berhati nurani yang luhur (marroha), dan
bijaksana (marbisuk).