Loading
Dua sekolah di Kecamatan Mapitara mengikuti kegiatan simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SMPK Frater Maumere. (Foto-Foto: VJ Chabarezy Jr)
MAUMERE, SCHOLAE.CO - Dua sekolah di Kecamatan Mapitara
mengikuti kegiatan simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SMPK
Frater Maumere. Kedua sekolah tersebut yakni SMP PGRI Lero Hae Hebing dan SMPN
Mapitara.n
Kegiatan simulasi ANBK ini berlangsung selama dua hari yakni
dari hari Rabu (15/9/2021) hingga Kamis (16/9/2021) bertempat di laboratorium
Komputer milik SMPK Frater Maumere di Kelurahan Kota Uneng Kecamatan Alok.
Kepala Sekolah SMP PGRI Lero Hae Hebing Antonia Rosabina
kepada media ini saat diwawancara di sela-sela kegiatan mengatakan bahwa
pihaknya melakukan kegiatan simulasi atau gladi ANBK di SMP Frater karena
minimnya fasilitas penunjang seperti komputer dan jaringan internet serta
jaringan listrik di sekolah yang ia nahkodai.
Dikatakan Rosabina dengan kondisi keterbatasan fasilitas
yang memprihatikan ini, maka kami bekerja sama dengan SMPK Frater untuk
menggunakan laboratorium komputer demi kelancaran kegiatan simulasi ANBK ini.
"Kehadiran kami di sini untuk mengikuti kegiatan
simulasi ANBK, soalnya di sekolah kami tidak ada fasilitas penunjang seperti komputer,
jaringan internet serta jaringan listrik. Sehingga kami harus berjuang untk
mencari sekolah sekolah yang memiliki fasilitas yang memadai seperti di SMPK Frater ini," ungkap
Rosabina.
Siswa yang yang mengikuti kegiatan simulasi ini kata
Rosabina, sebanyak 47 orang juga didampingi oleh para guru yang sudah terdaftar
di dapodik, karena secara aturan guru guru tersebut wajib mengikuti gladi ANBK
bersama para siswa.
Rosabina juga berharap kepada pemerintah agar memperhatikan fasilitas penunjang seperti komputer dan jaringan internet di sekolah sekolah terpencil seperti di Mapitara, ujarnya.
Sementara itu Kepala Sekolah SMPN Mapitara Yohanis Arestis
No Darto menjelaskan bahwa kehadiran mereka di SMPK Frater dalam rangka
mengikuti simulasi ANBK.
Dikatakan Darto kami mengalami kesulitan fasilitas pendukung
untuk kegiatan simulasi ANBK, sehingga kami harus turun ke kota untuk mencari
sekolah sekolah yang memiliki fasilitas yang memadai agar bisa melakukan
kegiatan ini. Dan SMPK Frater menjadi pilihan kami karena sekolah ini memiliki
fasilitas yang sangat memadai.
Pantauan media ini siswa SMPN Mapitara yang mengikuti
simulasi ANBK ini sebanyak 44 orang dibagi dalam tiga sesi, dan juga didampingi
oleh Pak Gen, Veris, Kristo dan Albert serta Kepsek.
Pantauan media ini puluhan siswa dari kedua sekolah ini
sedang mengikuti kegiatan simulasi ANBK di ruangan laboratorium komputer SMPK
Frater dengan penuh sungguh sungguh.
Reporter: VJ Chabarezy Jr