Selasa, 27 Januari 2026

Tak Ada Jaringan Internet di Kampung, Toko Roti pun Jadi Tempat Wisuda Online 5 Mahasiswa Unipa Indonesia


 Tak Ada Jaringan Internet di Kampung, Toko Roti pun Jadi Tempat Wisuda Online 5 Mahasiswa Unipa Indonesia Orang tua dari kelima mahasiswa tersebut ikut mendampingi anak anak mereka untuk mengikuti wisuda secara daring khusuk. (Foto-Foto: VJ Chabarezy Jr)

MAUMERE, SCHOLAE.CO - Isak tangis kebahagiaan bercampur haru mewarnai lima mahasiswa Unipa Indonesia yang mengikuti acara wisuda sarjana angkatan ke-15 tahun akademik 2020/2021 secara on line yang bertempat di ruang makan toko Suka Roti jalan Gajah Mada Kampung Kabor Kelurahan Kabor Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka pada Sabtu 2 Oktober 2021.

Kelima mahasiswa dari Fakultas Ekonomi Prodi Manajemen tersebut adalah Maria Nona Lanty asal Desa Wolonterang Kecamatan Doreng, Selvina Tati dan Natalia Melantija asal Desa Wolomotong Kecamatan Doreng, Yelsy Claritha Fasmin dari Waidoko Kecamatan Alok Barat serta Susisanti Pali dari kecamatan Palue.

Mereka mengikuti wisuda sarjana ke 15 tahun akademik  2020/2021 Universitas Nusa Nipa (Unipa) Indonesia.

Dari raut wajah mereka terpancar rasa haru bercampur bahagia karena mereka telah menyelesaikan studi mereka dilembaga pendidikan itu. Banyak suka duka yang telah mereka lalui demi mencapai cita cita mereka dan puncaknya pada acara wisuda ini walaupun dilakukan secara daring atau on line.

Tidak seperti lazimnya prosesi wisuda biasanya berlangsung di kampus itu namun karena kondisi pandemi COVID-19 sehingga  prosesi wisudanya berlangsung secara daring dan Ini merupakan kali pertama Unipa menggelar wisudah secara daring.


Tampak orang tua dari kelima mahasiswa tersebut ikut mendampingi anak anak mereka untuk mengikuti wisuda secara daring khusuk.

Pada saat Rektor Unipa memberikan kesempatan untuk mereka memindahkan tali toga pada anak anak mereka, dan di saat itulah pertanda sah mereka menjadi sarjana.

Mereka semua menangis terharu menambah haru mengingat orang tua lah yang banting tulang menguliahkan anak-anaknya.

Momen wisuda adalah akhir dari sebuah proses pendidikan di bangku kuliah dan hari terakhir bersama teman-teman.

Yang membuat mereka semakin larut dalam kesedihan adalah di kampung mereka tidak ada jaringan sehingga mereka berlima memutuskan memilih Toko Suka Roti untuk mengikuti acara pengukuhan wisuda. Hal ini disampaikan oleh Selvina Tati kepada media saat diwawancarai usai dia mengikuti acara wisuda secara daring.

Kami membayar pemakaian ruang Toko Roti kami berlima kumpul masing-masing Rp200.000. Jadi total Rp 1 juta. Harga tersebut sudah termasuk WI-FI dan gratis snack (roti dan minuman)," kata Selvina Tati.

Kelima sarjana ini masing-masing 3 dari Kecamatan Doreng, satu dari Kecamatan Alok Barat dan satu dari  Kecamatan Palue.

Pantauan media ini saat acara wisuda berlangsung, para wisudawati bersama keluarga menikmati snack roti dan minuman. Keluarga tampak bahagia merayakan acara wisuda anak-anaknya.

Mama Eutropia merasa bangga karena anaknya berhasil menyelesaikan studinya di Unipa Indonesia.

"Saya terharu dan bangga karena anak saya Maria Nona Lanty berhasil menyelesaikan kuliah di Unipa Indonesia. Dia selama ini sakit-sakit Asma  tapi Puji Tuhan dia bisa selesai juga ,"ucap Mama Eutropia.

Ia mengatakan untuk acara wisuda anak-anak sudah memberitahukan ke orang tua  untuk bersama-sama mengikuti acara  wisuda di Toko Suka Roti.

"Kami di Doreng tidak ada jaringan jadi mereka berlima memilih Toko Suka Roti karena dalam  kota jaringan bagus. Kami orang tua senang dan bisa bersama-sama mengikuti acara wisuda hari ini," ujarnya.

Universitas Nusa Nipa Indonesia mengadakan Rapat Senat Terbuka Luar biasa  Wisuda Strata Satu  ke-15 tahun Akademik 2020/2021 secara daring dengan total peserta program Wisuda Sarjana berjumlah 573 Orang dari 17 Program Studi.


Reporter: VJ Chabarezy Jr

 

Editor : Farida Denura
Penulis : Farida Denura

Berita Scholae Terbaru