Loading
Orang tua dari kelima mahasiswa tersebut ikut mendampingi anak anak mereka untuk mengikuti wisuda secara daring khusuk. (Foto-Foto: VJ Chabarezy Jr)
MAUMERE, SCHOLAE.CO - Isak tangis kebahagiaan bercampur haru
mewarnai lima mahasiswa Unipa Indonesia yang mengikuti acara wisuda sarjana angkatan
ke-15 tahun akademik 2020/2021 secara on line yang bertempat di ruang makan
toko Suka Roti jalan Gajah Mada Kampung Kabor Kelurahan Kabor Kecamatan Alok,
Kabupaten Sikka pada Sabtu 2 Oktober 2021.
Kelima mahasiswa dari Fakultas Ekonomi Prodi Manajemen
tersebut adalah Maria Nona Lanty asal Desa Wolonterang Kecamatan Doreng,
Selvina Tati dan Natalia Melantija asal Desa Wolomotong Kecamatan Doreng, Yelsy
Claritha Fasmin dari Waidoko Kecamatan Alok Barat serta Susisanti Pali dari
kecamatan Palue.
Mereka mengikuti wisuda sarjana ke 15 tahun akademik 2020/2021 Universitas Nusa Nipa (Unipa) Indonesia.
Dari raut wajah mereka terpancar rasa haru bercampur bahagia
karena mereka telah menyelesaikan studi mereka dilembaga pendidikan itu. Banyak
suka duka yang telah mereka lalui demi mencapai cita cita mereka dan puncaknya
pada acara wisuda ini walaupun dilakukan secara daring atau on line.
Tidak seperti lazimnya prosesi wisuda biasanya berlangsung di kampus itu namun karena kondisi pandemi COVID-19 sehingga prosesi wisudanya berlangsung secara daring dan Ini merupakan kali pertama Unipa menggelar wisudah secara daring.
Tampak orang tua dari kelima mahasiswa tersebut ikut
mendampingi anak anak mereka untuk mengikuti wisuda secara daring khusuk.
Pada saat Rektor Unipa memberikan kesempatan untuk mereka
memindahkan tali toga pada anak anak mereka, dan di saat itulah pertanda sah
mereka menjadi sarjana.
Mereka semua menangis terharu menambah haru mengingat orang
tua lah yang banting tulang menguliahkan anak-anaknya.
Momen wisuda adalah akhir dari sebuah proses pendidikan di
bangku kuliah dan hari terakhir bersama teman-teman.
Yang membuat mereka semakin larut dalam kesedihan adalah di
kampung mereka tidak ada jaringan sehingga mereka berlima memutuskan memilih
Toko Suka Roti untuk mengikuti acara pengukuhan wisuda. Hal ini disampaikan
oleh Selvina Tati kepada media saat diwawancarai usai dia mengikuti acara
wisuda secara daring.
Kami membayar
pemakaian ruang Toko Roti kami berlima kumpul masing-masing Rp200.000. Jadi
total Rp 1 juta. Harga tersebut sudah termasuk WI-FI dan gratis snack (roti dan
minuman)," kata Selvina Tati.
Kelima sarjana ini masing-masing 3 dari Kecamatan Doreng, satu dari Kecamatan Alok Barat dan satu dari Kecamatan Palue.
Pantauan media ini saat acara wisuda berlangsung, para wisudawati bersama keluarga menikmati snack roti dan minuman. Keluarga tampak bahagia merayakan acara wisuda anak-anaknya.
Mama Eutropia merasa bangga karena anaknya berhasil menyelesaikan studinya di Unipa Indonesia.
"Saya terharu dan bangga karena anak saya Maria Nona Lanty berhasil menyelesaikan kuliah di Unipa Indonesia. Dia selama ini sakit-sakit Asma tapi Puji Tuhan dia bisa selesai juga ,"ucap Mama Eutropia.
Ia mengatakan untuk acara wisuda anak-anak sudah memberitahukan ke orang tua untuk bersama-sama mengikuti acara wisuda di Toko Suka Roti.
"Kami di Doreng tidak ada jaringan jadi mereka berlima memilih Toko Suka Roti karena dalam kota jaringan bagus. Kami orang tua senang dan bisa bersama-sama mengikuti acara wisuda hari ini," ujarnya.
Universitas Nusa Nipa Indonesia mengadakan Rapat Senat Terbuka Luar biasa Wisuda Strata Satu ke-15 tahun Akademik 2020/2021 secara daring dengan total peserta program Wisuda Sarjana berjumlah 573 Orang dari 17 Program Studi.
Reporter: VJ Chabarezy Jr