Loading
Kampus asal Australia tersebut memulai kegiatan operasionalnya pada Sabtu (4/10)/2021 dengan inagurasi bagi mahasiswa angkatan pertama. (detik.com)
Jurusan tersebut secara khusus dirancang untuk mendidik
tenaga kerja Indonesia agar dapat berkontribusi lebih dalam membangun bangsa
khususnya dalam aspek sosial, ekonomi dan teknologi.
Rektor Monash University Indonesia, Profesor Andrew
MacIntyre, mengatakan kehadiran fisik kampus Monash di Indonesia merupakan
komitmen mereka untuk Indonesia dan wilayah Asia secara umum.
"Visi bersama antara Monash University dan Pemerintah
Indonesia adalah menciptakan berbagai pengetahuan yang dapat berkontribusi
secara luas terhadap pembangunan sektor sosial, teknologi dan ekonomi di
Indonesia," kata MacIntyre. "Mewakili pihak universitas, saya ingin
menyambut seluruh mahasiswa, staf dan anggota komunitas yang kini telah menjadi
bagian dari komunitas Monash," imbuhnya.
Kampus pascasarjana yang berlokasi di barat daya Jakarta
(BSD - Tangerang Selatan) itu direncanakan mampu menerima 2.000 mahasiswa
setiap tahunnya dan sudah mulai menerima aplikasi mahasiswa baru untuk tahun
ajaran 2022. Selain menawarkan program kuliah bergelar Master dan PhD, Monash
University Indonesia juga akan menggelar berbagai program eksekutif dan
mikro-kredensial yang ditujukan untuk sektor tertentu.
President and Vice-Chancellor Monash Professor Margaret
Gardner AC mengatakan pendirian kampus di Indonesia merupakan bagian dari
komitmen Monash untuk menjadi universitas global.
"Kampus Monash di Jakarta akan menghadirkan rintisan
hubungan dan kolaborasi baru dalam jaringan global kami yang dinamis, sekaligus
mempererat hubungan jangka panjang yang telah terjalin dengan Indonesia dan
kawasan Asia Pacific," kata Gardner.
Sebagai informasi, masuknya Monash University sebagai kampus asing pertama yang beroperasi di Indonesia tak lepas dari kerja sama yang diungkap Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kala melawat ke Australia pada Februari 2020 silam. Hal itu diutarakan Jokowi kala itu usai bertemu Perdana Menteri Australia Scott Morisson di Canberra.
"Tadi sudah disampaikan Perdana Menteri Scott Morisson
mengenai akan dibukanya Monash University di Indonesia," katanya dalam
pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Senin (10/2/2020).
Rencana menerima kampus dari luar negeri membuka cabang di
Indonesia sudah digelontorkan Jokowi sejak kepresidenan periode pertamanya,
2014-2019.
"Kami merencanakan untuk membuka kesempatan universitas
asing di Indonesia. Itu segera, agar ilmu universal bisa kita capai," ujar
Wakil Presiden RI kala itu Jusuf Kalla dalam Simposium Cendekia Kelas Dunia di
Hotel Sultan, Jakarta, 21 Desember 2017.
Jokowi juga tercatat pernah menekankan hal tersebut saat
hadir dalam Acara Konvensi Kampus XIV Forum Rektor Indonesia (FRI) di
Universitas Hasanuddin, Makassar, 15 Februari 2018.
Sejatinya, operasional kampus asing di Indonesia tak lepas
dari disahkannya UU Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Aturan
tentang operasional kampus asing itu terdapat pada Pasal 90, Bab IV
Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi oleh Lembaga Negara Lain.