Loading
Vaksinasi Go to School yang digelar SMAS Katolik St. John Paul ll Maumere pada Rabu (13/10/2021). (Foto-Foto: VJ Chabarezy Jr)
MAUMERE, SCHOLAE.CO - Untuk mencegah serta memutuskan mata rantai penyebaran
COVID-19 dan juga peduli terhadap para
pelajar di kota Maumere SMAS Katolik St Jhon Paul II Maumere menggelar
Vaksinasi Go to School.
Hal disampaikan Kepala Sekolah SMAS Katolik St Jhon Paul II
Maumere, RD Fidelis Dua saat ditemui media ini di sekolah SMAS Katolik St Jhon Paul II pada Rabu
(13/10/2021).
Dikatakan RD Fidel bahwa pelaksanaan Vaksinasi Go to School
yang digelar SMAS Katolik St. John Paul ll Maumere merupakan wujud kepedulian
terhadap kesehatan baik para guru, anak didik di sekolah dan juga kepada
keluarga dari para guru.
"Sebanyak 5000 kuota dosis pertama Vaksin Sinovac ini akan diberikan khusus
untuk para pelajar, para Guru dan keluarga guru. Dengan berlangsungnya kegiatan
Vaksinasi “Go to School” di SMAS Katolik St. John Paul ll agar memotivasi para
pelajar yang belum divaksin untuk menepis berita- berita hoax yang selama ini
beredar,” ungkap RD Fidel.
Tujuan diberikan vaksinasi ini kata Fidel, untuk menjaga
imunitas atau anti bodi dari COVID-19 sehingga para pelajar ini akan kembali
mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa di sekolah.
Ia mengajak seluruh pelajar untuk menyukseskan vaksinasi massal Goes to School ini. “Semoga pandemi ini segera berakhir di Kabupaten Sikka dengan capaian presentase vaksinasi yang diterapkan oleh pemerintah,”lanjutnya.
Sekolah SMAS Katolik St Jhon Paul II Maumere, RD Fidelis Dua
RD Fidel juga berharap
eluruh masyarakat agar melaksanakan vaksi karena n ini adalah program
pemerintah untuk menghambat lajunnya perkembangan virus corona. “Mari bersama
kita sukseskan vaksinansi covid-19 dan sadar akan Kesehatan,”ajak RD Fidel.
Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 hari pertama Rabu (13/10/2021) bertempat di SMAS Katolik
John Paul II dengan sasaran 1.100 orang. Diantaranya pelajar SMKS Budi Luhur
Maumere, siswa Seminari Maria Bunda Segala Bangsa (BSB), SMK Santa Elisabeth
Lela, Akper Santa Elisabeth Lela, pelajar SMPN I Maumere, para guru dan
keluarga guru, serta perwakilan suster
dari beberapa konggergasi di wilayah kota Maumere.
Sementara itu Ludvianti Ine Bara Timu (16) siswi Kelas XI
Bahasa II SMAS Jhon Paul II Kepada media ini usai divaksinasi mengatakan
dirinya merasa sedikit sakit saat disuntik vaksin. Dirinya mengaku tidak ada
reaksi apa-apa setelah divaksin dan ini merupakan kali pertama ia disuntik Vaksin
Sinovac dosis pertama.
"Saya rasa sakit di bagian lengan saat disuntik vaksin, awalnya saya takut tapi
setelah disuntik rasa biasa saja. Tidak ada reaksi apa-apa semuanya aman aman
saja", tutur Ine Bara.
Ine Bara juga berharap semoga dengan diberikan suntikan
vaksin tersebut antibodi dan imunitas tubuhnya terjaga dengan baik serta
terhindar dari virus Corona. Dengan cara ini juga dapat mencegah dan memutuskan
mata rantai penyebaran COVID-19 di sekolah sehingga mereka dapat kembali
bersekolah seperti biasa.
Reporter: VJ Chabarezy Jr