Loading
Tarian Kobo Kai Koi dari SDI Manu Nai. (Foto-Foto: VJ Chabarezy Jr)
MAUMERE, SCHOLAE.CO - Untuk menumbuhkan minat dan bakat
dalam bidang seni dan budaya maka Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga
Kabupaten Sikka menyelenggarakan kegiatan Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS).
Kegiatan Pameran dan Pentas Seni Siswa GSMS tingkat
Kabupaten Sikka Zona satu tersebut mengusung tema "Melalui GSM Kita Bangkitkan
Kreativitas Seni Siswa Sebagai Impian Sekolah Berbudaya dan Bermartabat"
yang digelar di halaman SMP Yapenthom 2 Maumere di jalan Du'a Toru, Kelurahan
Beru, Kecamatan Alok Timur pada Senin (29/11/2021).
Kegiatan ini selaras dengan program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,Riset,
dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) dalam bentuk program Gerakan Seniman Masuk Sekolah
yang disingkat GSMS tahun 2021.
Di Kabupaten Sikka kegiatan ini terbagi dalam 9 zona. Untuk
zona satu meliputi 4 sekolah di wilayah kecamatan Alok Timur di antaranya SDI
Waioti, SDI Manu Nai, MTs AT-Taqwa Beru dan SMP Yapenthom 2 Maumere.
Seni pertunjukan yang dipentaskan peserta GSMS adalah tarian Kobo Kai Koi dari SD Manu Nai, tarian watu mela SD Waioti, tarian Herong Epang dari MTs AT- Taqwa Beru dan seni Krya dari SMP Yapenthom 2 Maumere
Tarian Watu Mela SDI Waioti
Kepala Sekolah SMP Yapenthom 2, Kornelis Soge dalam kesempatan
tersebut mengatakan GSMS adalah program yang dijalankan Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Direktorat
Jendral Kebudayaan Kemendikbud Ristek bekerjasama dengan Dinas PKO kabupaten
Sikka.
Program GSMS tersebut sambung Kornelis dilaksanakan agar
peserta didik dapat menyerap secara langsung ilmu pengetahuan, keterampilan dan
sikap yang dimiliki seniman serta menanamkan kecintaan, wawasan yang luas
tentang karya seni budaya.
“Tujuan dari kegiatan ini untuk menumbuhkan minat bakat
peserta didik di bidang seni, menjalin kerja sama dan sinergi antara sekolah
dengan seniman, membentuk karakter dan membangun sikap kreatif apresiatif dan
inovatif peserta didik, dan meningkatkan ekosistem sekolah yang berbudaya,”ungkapnya.
Target sasaran dari kegiatan ini untuk Kabupaten Sikka kata Kornelis, melibatkan melibatkan 30 sekolah 2 SMP, 28 SD, untuk Zona Satu 1 SMP, 1 MTS, dan 2 SD yang berada di wilayah kecamatan Alok Timur.
Sementara dalam sambutan Plt Kadis PKO yang dibacakan Ferdinandus
Sixtus Siang selaku Kabid Pembinaan SMP mengatakan program ini selain
menumbuhkan minat dan bakat peserta didik di bidang seni dan budaya juga menjalin kerja sama, bersinergi antara
sekolah dengan para seniman kemudian menumbuhkan, bisa ya sekolah yang sehat
menyenangkan mengasikan mencerdaskan dan menguatkan karakter pada akhirnya
membentuk sikap kreatif, apresiatif dan inovatif bagi anak didik.
Ia juga berharap pentas seni yang ditampilkan ini menjadi
hiburan bagi penonton namun lebih jauh anak-anak menampilkan tarian, juga dapat
memahami dan menanamkan dalam jiwa masing-masing untuk dikembangkan.
Hadir pada kesempatan tersebut Thomas Aquino Tim perumus GSMS Kabupaten Sikka dari Dinas PKO, Kepala Sekolah SMP Yapenthom 2 Maumere, bersama staf, para guru dan siswa peserta tari dari ketiga sekolah, orang tua wali dari para peserta tari dan tamu undangan lainnya.
Peserta tari tampil memukau di atas panggung. Mereka sangat lihai dalam mengolah gerak tubuh sambil mengikuti irama gong waning. Ini membuat para penonton terpukau dan memberikan applause yang meriah kepada anak-anak yang sedang berlenggak lenggok pada puncak acara GSMS tersebut,