Loading
JAKARTA, SCHOLAE.CO - Sebanyak 12.420 mahasiswa yang berasal dari 479 perguruan tinggi akan mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) angkatan kedua di 139 kampus penerima di seluruh Indonesia.
“Satu semester tentu bukan waktu yang lama, tapi saya yakin
jika adik-adik mahasiswa bisa mengoptimalkan waktu, akan memperoleh banyak hal
yang akan memperkaya pengalaman dan sekaligus membangun portofolio,” ujar Plt.
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Sri Gunani Partiwi, dalam keterangan
tertulisnya di Jakarta, Jumat (12/8/2022).
Para mahasiswa akan menjalani perkuliahan di PT penerima
selama satu semester, yaitu pada bulan Agustus hingga Desember 2022, dan
mendapat pengakuan satuan kredit semester hingga 20 SKS.
PMM merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus
Merdeka, yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk mendapatkan
pengalaman belajar di luar perguruan tinggi asal mereka. Melalui program ini,
mahasiswa dapat meningkatkan wawasan kebangsaan, integritas, dan solidaritas
melalui pembelajaran antarbudaya, serta mengembangkan kompetensi dan
kepemimpinan.
Animo mahasiswa untuk mengikuti PMM angkatan kedua cukup
tinggi, terbukti dari jumlah pendaftar yang mencapai angka 35.107 mahasiswa
dari 479 perguruan tinggi Indonesia. Mahasiswa peserta PMM 2 dipilih melalui
serangkaian proses seleksi yang dilangsungkan pada bulan Juni dan Juli lalu.
Keberangkatan para peserta program dilakukan secara
bertahap, di mana kloter pertama telah dilakukan pada 4 Agustus 2022 dengan
tujuan Universitas Sriwijaya, dan pada 11 Agustus sebanyak 2.348 mahasiswa
melakukan pemberangkatan ke 15 perguruan tinggi penerima.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang
mendukung pelaksanaan program, termasuk orang tua mahasiswa dan PT penerima,”
kata dia dikutip Antara.
Dia berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan itu
semaksimal mungkin dalam saling bertukar budaya dan wawasan, serta
merefleksikan perbedaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.