Loading
Sebanyak 50 orang mahasiswa yang datang dari berbagai kampus yang tersebar di seluruh Indonesia menjalani kegiatan Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di pulau Flores, NTT. (Foto: Arahkita/Chen Chabarezy)
MAUMERE, SCHOLAE.CO – Sebanyak 50 orang mahasiswa yang datang dari berbagai kampus yang tersebar di seluruh Indonesia menjalani kegiatan Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Mereka datang dari berbagai latar belakang program studi dan disiplin ilmu untuk melakukan kegiatan Pertukaran Mahasiswa Merdeka di tiga Kabupaten di Pulau Flores yakni Kabupaten Manggarai, Kabupaten Ngada dan Kabupaten Sikka. Dengan pembagian kuota Kabupaten Sikka 20 orang, Kabupaten Ngada 15 orang dan Kabupaten Manggarai 15 orang.
Ke-50 mahasiswa tiba di Bandara Eltari Kupang pada Jumat (1/3/2024) dua hari istirahat di Kota Kupang, selanjutnya mereka akan diberangkatkan ke Kabupaten tujuan dengan menggunakan Kapal Motor Fery.
Pantauan media ini sejak Senin (1/3/2024) jam 06.30 witeng pagi Shafa mahasiswi asal Kampus UPN Veteran Jogjakarta sudah tiba di Bandara Eltari Kupang. Dan sore sekitar pukul 15.30 witeng rombongan mahasiswa lainnya tiba di bandara Eltari Kupang dan langsung ke penginapan di Hotel pantai Timor Kota Kupang.
Rombongan dari Kabupaten Sikka rencananya berangkat pada Minggu (3/3/2024) siang dengan menggunakan kapal Fery menuju pelabuhan Larantuka Flores Timur kemudian melanjutkan perjalanan darat ke Maumere dengan menggunakan bus.
Mahasiswa ini datang langsung dijemput oleh mentor masing masing dari tiga Kabupaten yakni Helena Monica dari Kabupaten Ngada, Etgal Putra dari Kabupaten Manggarai dan Chen Chabarezy dari Kabupaten Sikka.
Sebelum berpisah ke tempat tugas masing-masing para mahasiswa ini dibriefing oleh ketiga mentor terkait persiapan perlengkapan ke lokasi magang, serta gambaran umum kondisi topografi dan kehidupan sosial di desa tempat mahasiswa bertugas.