Selasa, 27 Januari 2026

Georgetown University Siap Buka Kampus Cabang di Jakarta


 Georgetown University Siap Buka Kampus Cabang di Jakarta Georgetown University, sebuah institusi pendidikan ternama dari Amerika Serikat, tengah bersiap untuk membuka kampus cabangnya di Indonesia. (Net)

JAKARTA, SCHOLAE.CO  -  Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek, Nizam, pada Sabtu, 9 Maret 2024 mengumumkan bahwa  bahwa Georgetown University masih dalam proses memenuhi persyaratan yang diperlukan untuk membuka kampus cabang di Indonesia.

"Kampus luar negeri yang ingin beroperasi di Indonesia harus memenuhi standar mutu yang sama dengan kampus induknya. Mereka juga harus memenuhi persyaratan lokal, termasuk standar dosen dan fasilitas," tulisnya dalam pernyataannya diterima media.

“Georgetown University, sebuah institusi pendidikan ternama dari Amerika Serikat, tengah bersiap untuk membuka kampus cabangnya di Indonesia,”kata Nizam dalam pernyataannya pada Minggu (10/3/2024).

Dikatakan Nizam, rencana untuk membuka kampus cabang Georgetown University telah berjalan selama setahun, menandai langkah signifikan dalam upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan akses terhadap pendidikan berkualitas tinggi di negara ini.

Kerja sama ini dipandang sebagai langkah maju dalam membawa standar pendidikan di Indonesia sejajar dengan standar internasional. Hanya program-program studi terbaik dari Georgetown University yang akan diizinkan di kampus cabang ini, seperti program ilmu kebijakan pemerintahan dan politik.

Pembicaraan mengenai pembukaan kampus cabang Georgetown University di Indonesia telah dimulai sejak setahun yang lalu, menandai kolaborasi yang sangat dinanti antara Georgetown University dan pemerintah Indonesia.

Presiden Jokowi Sambut Baik

Presiden Joko Widodo menyambut baik rencana Georgetown University, Amerika Serikat untuk membuka kampus cabang di Jakarta tahun depan.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam transkrip resmi yang dikirimkan Kementerian Luar Negeri, Selasa.

Presiden Jokowi bertemu dengan Presiden AS Joe Biden di Washington, AS, Senin. Dia mengunjungi AS dalam rangka menghadiri pertemuan tingkat tinggi negara-negara Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di San Francisco, mulai 15 sampai 17 November.

Selain bertemu dengan Biden, Presiden Jokowi juga sempat memberikan kuliah umum di Georgetown University, Washington, AS, yang dihadiri sekitar 700 peserta.

Gedung Putih dalam pernyataannya mengatakan bahwa pembukaan Georgetown University di Jakarta bertujuan untuk menyediakan program gelar bagi para pembuat kebijakan di Amerika Serikat, Indonesia, dan negara-negara anggota ASEAN.

"Kehadiran Georgetown University akan membantu membangun sumber daya manusia dan kapasitas penelitian antara Indonesia, Amerika Serikat, dan negara-negara Asia Tenggara pada bidang lingkungan hidup, pembangunan, tata kelola, dan keamanan," kata Gedung Putih diberitakan Antara.

Pernyataan bersama kedua pemimpin yang dirilis Gedung Putih menyebut kehadiran universitas tersebut akan membantu Indonesia membangun sumber daya manusia dan kapasitas penelitiannya, sembari melatih para calon pakar kebijakan Amerika agar memiliki pemahaman yang baik tentang Indonesia dan Asia Tenggara.

Profil Georgetown University

Bagaimana profil Georgetown University dan seperti apa kampus cabangnya yang akan dibangun di Jakarta? Georgetown University, yang didirikan pada tahun 1789 oleh John Carroll, adalah sebuah institusi pendidikan swasta terkemuka. Kampus utamanya terletak di tepi Sungai Potomac, hanya beberapa menit dari pusat kota Washington. Kampus ini meliputi Kampus Utama dan Kampus Medis, dengan total 54 bangunan yang tersebar di lahan seluas 104 hektar.

Sejak berdirinya, Georgetown telah berkembang menjadi sebuah universitas riset internasional yang bergengsi, dengan sembilan sekolah, rumah sakit afiliasi, dan banyak program akademik yang mendapat peringkat tinggi. Saat ini, universitas ini melayani lebih dari 22.000 mahasiswa sarjana dan pascasarjana di lima lokasi, termasuk Kampus Utama, Pusat Medis, Pusat Hukum, Sekolah Studi Berkelanjutan, dan kampus Georgetown di Qatar.

 

 

Editor : Farida Denura

Berita Scholae Terbaru