Selasa, 27 Januari 2026

Belajar Bersama Maestro untuk Liburan Sekolah


 Belajar Bersama Maestro untuk Liburan Sekolah Belajar Bersama Maestro merupakan program yang ditujukan bagi para siswa seluruh Indonesia untuk mengisi liburan sekolah dengan hal-hal positif, seperti belajar seni budaya langsung dengan maestro terpilih. (Komunika Online)
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan meluncurkan program Belajar Bersama Maestro (BBM) di Jakarta, Jumat, 12 Juni lalu. BBM merupakan program yang ditujukan bagi para siswa seluruh Indonesia untuk mengisi liburan sekolah dengan hal-hal positif, seperti belajar seni budaya, langsung dengan maestro terpilih.

BBM 2015 adalah proyek rintisan pertama sinergi pendidikan dan kebudayaan. Sebanyak sepuluh maestro dari berbagai bidang keahlian diajak bekerja sama untuk berbagi ilmunya dengan siswa-siswi SMA yang telah melalui proses seleksi. Satu maestro menampung hingga sepuluh siswa. Adapun kesepuluh maestro tersebut adalah I Nyoman Nuarta (Patung), Nasirun (Lukis), Mang Udjo (Musik), Tan De Seng (Musik), Supadminingtyas (Sinden), Didik Ninik Thowok (Tari), Irawati Durban (Tari), Aditya Gumay (Teater), Purwacaraka (Musik), Gilang Ramadhan (Musik).

Mendikbud mengungkapkan, program ini diharapkan dapat mewabah ke para maestro lainnya. BBM, kata Anies, bisa menjadi contoh bagi para maestro di seluruh negeri dalam mengkader kreativitas mereka kepada para generasi muda. Tak hanya itu, pemerintah daerah pun diajak untuk menjadikan BBM sebagai program yang bisa mengembangkan kreativitas di kalangan siswa. "Saya membayangkan (BBM) ini dilakukan secara gerakan, bukan sekadar program. Supaya para maestro di daerah juga bisa melakukan, harus ada model, contoh, dan polanya," kata Anies.

Anies menambahkan, begitu banyak catatan sejarah tentang bagaimana efek anak-anak berinteraksi dengan seorang tokoh. Mereka mendapatkan pengalaman dan pengetahuan yang luar biasa, sehingga bisa menjadi luar biasa.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kacung Marijan dalam kesempatan yang sama memaparkan, hingga program BBM diluncurkan, sebanyak 127 siswa telah mendaftar untuk ikut program ini. Kacung optimis, hingga batas pendaftaran nanti akan semakin banyak peminat yang mendaftarkan diri. "Kemarin masih dalam suasana ujian akhir sekolah, jadi konsentrasi mereka masih ke sana. Setelah ujian ini, saya yakin pendaftarnya akan lebih banyak," paparnya.

Sumber: www.tempo.co

Penulis : Patricia Aurelia

Berita Scholae Terbaru