RI Percepat Transformasi Kampus Menuju World Class University


 RI Percepat Transformasi Kampus Menuju World Class University Ilustrasi - World Class University. (Net)

JAKARTA, SCHOLAE.CO — Pemerintah Indonesia kian serius mendorong perguruan tinggi nasional naik kelas ke level World Class University (WCU). Melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, strategi percepatan disiapkan dengan menitikberatkan pada penguatan ekosistem inovasi, kualitas pembelajaran, serta pembelajaran dari praktik terbaik negara lain.

Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek, Mukhamad Najib, menegaskan bahwa WCU bukan semata soal mengejar peringkat global. Menurutnya, yang jauh lebih penting adalah transformasi menyeluruh pendidikan tinggi agar kampus Indonesia mampu menjadi rujukan dunia.

“Indonesia sebenarnya punya kekuatan keilmuan berbasis local wisdom, termasuk di bidang ilmu sosial. Tantangannya adalah meningkatkan kualitas dan visibilitas perguruan tinggi. Ke depan, kampus tidak hanya menjadi lokomotif ekonomi, tetapi juga lokomotif peradaban yang menyumbang pengetahuan bagi dunia,” ujar Najib dalam diskusi strategis di Jakarta, Jumat.

Belajar dari Malaysia: Fokus, Disiplin, dan Visi Global

Dalam forum yang sama, akademisi ternama Malaysia Dato Seri Zaini bin Ujang membagikan pengalaman negaranya mengantarkan sejumlah universitas masuk jajaran kampus kelas dunia. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan visioner, fokus riset yang jelas, serta sistem pengukuran kinerja yang konsisten dari tahun ke tahun.

Zaini menjelaskan bahwa Malaysia membangun daya saing kampus secara terintegrasi, mulai dari kebijakan nasional, ekosistem inovasi, hingga strategi internasionalisasi yang terarah. Hasilnya, beberapa universitas Malaysia kini menembus 200 besar dunia versi QS World University Rankings.

“Universitas harus sangat jelas soal target dan deliverables. Bagi kami, peringkat hanyalah marketing exercise. Jika sistem akademik memenuhi standar global, dunia akan mengenal dan mempercayai kualitas kita,” jelasnya.

Tantangan Global: Akses, Mutu, dan Pendanaan

Diskusi juga menggarisbawahi tantangan besar pendidikan tinggi global, yakni menjaga akses dan keterjangkauan biaya tanpa mengorbankan mutu, terutama di tengah keterbatasan pendanaan. Sejumlah faktor kunci penguatan WCU pun dibahas, mulai dari kepemimpinan akademik yang kuat, budaya riset yang produktif, kolaborasi dengan industri, hingga model pendanaan yang berkelanjutan.

Bagi Kemdiktisaintek, forum ini menjadi ruang refleksi sekaligus pijakan untuk menyusun kerangka implementasi WCU yang relevan bagi Indonesia—baik di tingkat nasional, institusi, maupun individu dosen dan peneliti.

Melalui penguatan tata kelola yang akuntabel, kepemimpinan akademik yang progresif, serta internasionalisasi yang terukur, pemerintah menegaskan komitmennya menjadikan kampus Indonesia kompetitif secara global tanpa kehilangan identitas kebangsaan.

Transformasi menuju World Class University diharapkan menjadi strategi jangka panjang untuk membangun kemandirian ilmu pengetahuan sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta pendidikan tinggi dunia.

Editor : Farida Denura

Berita Scholae Terbaru