Anak Menangis saat Hari Pertama Sekolah? Kenali Tanda Kecemasan yang Tak Boleh Diabaikan Orang Tua


  • author
  • Rabu, 15 Juli 2026 | 23:00 WIB
  • | Ragam
Anak Menangis saat Hari Pertama Sekolah? Kenali Tanda Kecemasan yang Tak Boleh Diabaikan Orang Tua Hari Pertama Sekolah Bisa Memicu Cemas, Ini Tanda-Tanda yang Harus Dikenali Orang Tua. (Ilustrasi AI)

JAKARTA, SCHOLAE.CO – Hari-hari pertama masuk sekolah menjadi momen yang penuh tantangan bagi banyak anak. Bertemu lingkungan baru, guru baru, hingga harus berpisah dengan orang tua bisa memicu rasa cemas yang sebenarnya merupakan bagian dari proses adaptasi. Namun, bila kecemasan berlangsung berkepanjangan, orang tua dan guru perlu lebih waspada.

Psikolog anak dan remaja Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi., Psikolog, mengingatkan pentingnya mengenali tanda-tanda kecemasan sejak dini agar anak mendapatkan dukungan yang tepat selama menjalani masa transisi di sekolah.

Menurut Vera, anak yang mengalami kecemasan pada masa awal masuk sekolah umumnya menunjukkan perilaku seperti menangis berlebihan, menolak masuk kelas, atau terus ingin ditemani orang tua.

Selain perubahan perilaku, kecemasan juga dapat muncul dalam bentuk keluhan fisik meski anak sebenarnya tidak sedang sakit.

"Anak bisa mengeluh sakit perut, mual, pusing, atau keluhan fisik lainnya padahal tidak ada gangguan medis, terutama menjelang berangkat ke sekolah," ujar Vera saat dihubungi Antara dari Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Ia menambahkan, anak juga bisa terus mengulang pertanyaan yang sama, misalnya siapa yang akan menjemputnya, sulit berkonsentrasi selama belajar, serta enggan berinteraksi dengan guru maupun teman-teman baru.

Tidak hanya itu, kecemasan juga dapat terlihat dari perubahan emosi dan kebiasaan sehari-hari. Anak menjadi lebih mudah marah, rewel, lebih pendiam, menarik diri dari lingkungan, kehilangan minat bermain, hingga mengalami kemunduran perilaku seperti kembali mengompol atau menjadi lebih bergantung kepada orang tua.

Meski demikian, Vera menjelaskan bahwa rasa cemas pada awal masuk sekolah masih tergolong wajar selama berlangsung sementara dan perlahan membaik seiring proses adaptasi.

Namun, apabila tanda-tanda tersebut terus berlangsung selama beberapa minggu, bahkan semakin berat hingga menghambat anak mengikuti kegiatan belajar di sekolah, orang tua sebaiknya segera berkonsultasi dengan psikolog atau tenaga profesional.

"Jika intensitas kecemasan tidak berkurang dan membuat anak tidak mampu mengikuti kegiatan sekolah, orang tua perlu berkonsultasi serta bekerja sama dengan pihak sekolah secara lebih intensif," jelasnya dikutip Antara.

Vera juga menekankan bahwa keberhasilan anak beradaptasi tidak hanya bergantung pada dirinya sendiri. Dukungan dan komunikasi yang baik antara orang tua dan guru menjadi kunci agar anak merasa aman, nyaman, serta lebih percaya diri menghadapi lingkungan sekolah yang baru.

Editor : Farida Denura

Ragam Terbaru