Belgia Perketat Aturan bagi Mahasiswa Asing, Progres Studi Kini Jadi Syarat Utama


 Belgia Perketat Aturan bagi Mahasiswa Asing, Progres Studi Kini Jadi Syarat Utama Belgia resmi memperketat aturan bagi mahasiswa asing. (Ilustrasi AI)

JAKARTA, SCHOLAE.CO – Pemerintah Belgia resmi memberlakukan aturan yang lebih ketat bagi mahasiswa asing yang ingin menempuh pendidikan atau memperpanjang izin tinggal pelajar di negara tersebut.

Kebijakan yang mulai diperkenalkan pada 1 Juni 2026 ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan izin tinggal pelajar benar-benar digunakan untuk tujuan pendidikan dan tidak disalahgunakan untuk memperpanjang masa tinggal tanpa kemajuan akademik yang memadai.

Dalam aturan terbaru tersebut, mahasiswa internasional diwajibkan menunjukkan perkembangan studi yang lebih terukur. Mereka harus berhasil mengumpulkan minimal 60 kredit selama dua tahun akademik pertama. Setelah itu, mahasiswa diwajibkan memperoleh setidaknya 40 kredit setiap tahun agar tetap memenuhi persyaratan akademik.

Langkah ini menjadi sinyal bahwa pemerintah Belgia ingin mendorong mahasiswa asing menyelesaikan studi sesuai jalur yang telah direncanakan. Dengan kata lain, status mahasiswa tidak lagi sekadar menjadi dasar untuk mempertahankan izin tinggal, tetapi juga harus dibarengi dengan pencapaian akademik yang nyata.

Durasi Studi Kini Diatur Lebih Jelas

Selain menetapkan target kredit, pemerintah Belgia juga memperjelas batas waktu studi untuk berbagai jenjang pendidikan. Ketentuan tersebut mencakup program magister, magister lanjutan, program sertifikasi, hingga studi doktoral.

Dengan adanya batas waktu yang lebih terstruktur, mahasiswa diharapkan dapat menyelesaikan pendidikan mereka dalam rentang waktu yang wajar sesuai standar akademik yang berlaku.

Kebijakan ini juga ditujukan untuk mengurangi praktik memperpanjang masa tinggal melalui berbagai cara administratif yang sebelumnya masih memungkinkan dilakukan.

Cegah Perpanjangan Tinggal Lewat Pergantian Program

Salah satu fokus utama aturan baru ini adalah menutup celah yang memungkinkan mahasiswa memperpanjang masa tinggal dengan terus-menerus berpindah program studi.

Pemerintah Belgia menilai praktik pergantian program secara berulang dapat digunakan sebagai cara untuk memperpanjang izin tinggal tanpa adanya tujuan akademik yang jelas. Karena itu, mekanisme pengawasan terhadap perubahan program studi akan diperketat.

Aturan Visa untuk Lembaga Non-Terakreditasi Juga Diperketat

Tidak hanya mahasiswa, lembaga pendidikan juga akan terdampak oleh kebijakan baru tersebut. Belgia dilaporkan memperketat pemberian visa bagi mahasiswa yang mendaftar di institusi yang tidak diakui secara resmi.

Kategori ini mencakup sejumlah sekolah seni yang belum memperoleh pengakuan resmi serta beberapa sekolah bisnis swasta yang tidak masuk dalam daftar lembaga pendidikan yang disetujui pemerintah dikutip Antara.

Dengan kebijakan tersebut, calon mahasiswa internasional diimbau untuk memastikan status akreditasi dan pengakuan institusi tujuan sebelum mengajukan visa pelajar.

Apa Dampaknya bagi Mahasiswa Internasional?

Perubahan regulasi ini diperkirakan akan membuat proses studi di Belgia menjadi lebih terstruktur sekaligus lebih kompetitif bagi mahasiswa asing. Mereka tidak hanya harus memenuhi persyaratan administrasi, tetapi juga menunjukkan kemajuan akademik yang konsisten dari tahun ke tahun.

Bagi calon mahasiswa yang berencana melanjutkan pendidikan di Belgia, memahami aturan baru ini sejak awal menjadi langkah penting agar proses studi dan izin tinggal dapat berjalan lancar tanpa kendala di kemudian hari.

 

Editor : Farida Denura

Berita Scholae Terbaru