JAKARTA, SCHOLAE.CO - British Council Indonesia Foundation mendorong pertumbuhan minat baca anak-anak melalui program "Kids Read" di Yogyakarta sebagai dukungan terhadap agenda pemerintah di bidang pendidikan dan literasi.
Menurut siaran pers British Council yang diterima di Jakarta, Rabu (9/5/2018), bekerja sama dengan PT Bank HSBC, Yayasan British Council telah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan.
Program "Kids Read" di Indonesia diselenggarakan sejak tahun 2015 dan telah menjangkau 1.079 guru, 930 siswa, dan 736 sekolah dasar di Jakarta dan Bandung.
Pada tahun ini, program tersebut dilaksanakan serentak di Yogyakarta dan Makassar dengan melibatkan langsung para guru, orang tua, serta komunitas lokal yang peduli dengan literasi di tingkat pendidikan dasar.
Direktur Pelatihan dan Pengembangan British Council Indonesia Michael Little mengatakan bahwa program tersebut memberikan perhatian khusus pada pengembangan kapasitas guru dan mempromosikan adanya 'knowledge transfer' dari satu guru ke pengajar yang lainnya.
"Dengan meningkatkan kapasitas pengajar, maka kami telah berinvestasi untuk pendidikan tanpa batas. Selain itu, program 'Kids Read' juga merupakan bentuk dukungan kami kepada Yogyakarta sebagai model kota literasi," kata Michael di acara Yogyakarta Kids Read Festival yang diselenggarakan pada Minggu, 6 Mei, di Benteng Vredeburg, Yogyakarta.
Berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan dalam program itu meliputi lokakarya bagi guru yang mencakup metodologi bercerita, memilih buku yang pantas untuk anak-anak, serta mengintegrasikan mata pelajaran di sekolah dengan menggunakan metode bercerita.
Selain itu, keterlibatan komunitas lokal juga diharapkan dapat membentuk sinergi antara sekolah, rumah, dan masyarakat dalam upaya mendorong minat baca pada anak.
Sementara itu, Head of Corporate Sustainability PT Bank HSBC Indonesia Nuni Sutyoko mengatakan bahwa pihaknya senantiasa ingin membangun bisnis yang berkelanjutan di seluruh lokasi operasionalnya, termasuk di Yogyakarta.
"Kami percaya Yogyakarta memiliki potensi yang sangat menjanjikan baik dari segi perekonomian, pariwisata dan sektor lainnya. Karenanya kami merasa perlu untuk berkontribusi dalam mempersiapkan kapabilitas generasi muda sedini mungkin untuk kesiapan kerja mereka di kemudian hari," jelasnya.
Penulis : Patricia Aurelia