Loading
Ilustrasi penataan kamar mandi yang efisien di lahan terbatas. (Ikea Indonesia)
JAKARTA, SCHOLAE.CO — Menjelang musim masuk perguruan tinggi, banyak calon mahasiswa mulai sibuk mempersiapkan kehidupan baru di kota perantauan. Mulai dari memilih kampus impian hingga berburu kost nyaman di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Malang, hingga Surabaya.
Namun, ada satu hal yang sering luput dari perhatian: kamar mandi.
Banyak orang hanya fokus pada ukuran kamar tidur, lokasi kost, atau fasilitas WiFi. Padahal, kamar mandi menjadi ruang yang dipakai setiap hari dan punya pengaruh besar terhadap kenyamanan hidup selama merantau.
Di banyak hunian sewa, ukuran kamar mandi biasanya cukup terbatas. Penghuni pun sering tidak bisa melakukan renovasi atau perubahan permanen karena aturan kost. Akibatnya, ruang kecil mudah terasa sempit, berantakan, dan kurang nyaman digunakan.
Menurut Interior Design Leader IKEA Indonesia, Muhammad Yusuf Attorik, generasi muda sebenarnya cukup adaptif dalam menata ruang ketika mulai hidup mandiri. Sayangnya, kamar mandi sering belum dianggap sebagai bagian penting dari pengalaman tinggal.
“Kamar mandi yang tidak tertata bisa memengaruhi rutinitas sehari-hari, mulai dari efisiensi aktivitas hingga rasa nyaman saat digunakan,” ujarnya.
Karena itu, IKEA Indonesia membagikan beberapa solusi praktis agar kamar mandi kost tetap rapi, lega, dan nyaman meski ukurannya terbatas.
1. Kosongkan Area Lantai Agar Ruangan Terasa Lebih Lega
Salah satu kebiasaan yang sering terjadi di kamar mandi kecil adalah menaruh terlalu banyak barang di lantai. Mulai dari sabun, ember, alat mandi, hingga perlengkapan cuci pakaian.
Padahal, lantai yang penuh membuat ruangan terasa makin sempit dan meningkatkan risiko terpeleset atau barang terinjak.
Solusinya, manfaatkan penyimpanan tempel dinding seperti koleksi TISKEN dari IKEA Indonesia. Produk seperti tempat sabun, gantungan handuk, hingga tempat sikat gigi dengan plastik isap bisa dipasang tanpa perlu mengebor tembok.
Selain membuat kamar mandi terlihat lebih rapi, posisi barang yang lebih tinggi juga memudahkan akses dan menjaga kebersihan perlengkapan mandi.
2. Pilih Solusi Penyimpanan Tanpa Merusak Tembok
Anak kost biasanya menghadapi aturan yang cukup ketat, termasuk larangan mengebor dinding atau mengubah struktur ruangan.
Karena itu, solusi penyimpanan fleksibel menjadi pilihan paling aman.
Produk seperti gantungan ENUDDEN, keranjang tempel TISKEN, hingga penyimpanan gantung KROKFJORDEN bisa menjadi alternatif praktis untuk menambah ruang penyimpanan tanpa meninggalkan bekas permanen di kamar mandi.
Selain mudah dipasang, model seperti ini juga cocok untuk mahasiswa yang sering berpindah tempat tinggal karena bisa dibawa dan digunakan kembali.
3. Manfaatkan Sudut Sempit yang Sering Terabaikan
Banyak kamar mandi kecil sebenarnya masih memiliki ruang kosong di sudut atau sela sempit yang belum dimanfaatkan secara maksimal.
Padahal, area tersebut bisa menjadi tempat penyimpanan tambahan tanpa membuat ruangan terasa sesak.
Seri rak dan troli VESKEN dari IKEA Indonesia dirancang dengan bentuk ramping sehingga cocok ditempatkan di sudut kamar mandi atau sela sempit.
Dengan desain ringan dan praktis, area yang tadinya tidak terpakai bisa berubah menjadi ruang penyimpanan yang membantu aktivitas sehari-hari jadi lebih efisien.
4. Solusi Praktis untuk Kamar Mandi Bersama
Tidak semua mahasiswa rantau memiliki kamar mandi pribadi. Banyak yang masih harus berbagi dengan penghuni kost lainnya.
Situasi ini sering membuat perlengkapan mandi mudah tertukar atau tertinggal.
Menggunakan keranjang portabel seperti RÅNEN bisa menjadi solusi sederhana namun efektif. Semua perlengkapan mandi dapat disimpan dalam satu wadah sehingga mudah dibawa ke kamar mandi kapan saja.
Selain lebih praktis, cara ini juga membantu menjaga kebersihan dan privasi pengguna.
Kamar Mandi Nyaman Bisa Membantu Adaptasi Anak Rantau
Memulai hidup di kota baru tentu menjadi pengalaman besar bagi calon mahasiswa maupun orang tua. Di tengah proses adaptasi tersebut, ruang tinggal yang nyaman bisa membantu seseorang merasa lebih tenang dan betah.
Melalui kampanye “Ga Perlu Main Petak Umpet Lagi”, IKEA Indonesia mengajak masyarakat untuk mulai menata ruang agar aktivitas sehari-hari terasa lebih praktis dan efisien.
Sebelum berangkat kuliah, calon mahasiswa dan orang tua juga bisa mulai menyiapkan kebutuhan kamar kost, termasuk perlengkapan kamar mandi yang sering terlupakan.
“Perjalanan merantau adalah awal dari banyak pengalaman baru. Kami ingin menjadi bagian dari proses tersebut dengan menghadirkan solusi yang membantu menciptakan ruang yang lebih nyaman dan mendukung keseharian,” tutup Ririn Basuki selaku Public Relations Manager IKEA Indonesia.