Loading
Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohamad Lukmanul Hakim dalam konferensi pers di sela-sela acara gelaran KSTI 2025, Sasana Budaya Ganesa, Bandung, Sabtu (9/8/2025). ANTARA/Sean Filo Muhamad
BANDUNG, SCHOLAE.CO – Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) akan mengarahkan fokus pendanaan beasiswa pendidikan ke bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) mulai tahun 2026. Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan tenaga ahli di sektor-sektor strategis yang mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP, Mohamad Lukmanul Hakim, dalam konferensi pers di sela acara KSTI 2025 di Sasana Budaya Ganesa, Bandung, Sabtu (9/8/2025), menjelaskan bahwa selain STEM, pemerintah juga memprioritaskan delapan sektor penting: pangan, energi, kesehatan, pertahanan, maritim, hilirisasi dan industrialisasi, digitalisasi (termasuk kecerdasan buatan dan semikonduktor), serta material dan manufaktur maju.
“Ini baru informasi yang kami terima dan diharapkan bisa berjalan mulai tahun depan. Untuk tahun ini, seleksi penerima beasiswa sudah berlangsung sesuai rencana,” ujarnya.
Lukman menambahkan, fokus beasiswa pada bidang tertentu penting untuk mempercepat penguatan SDM di sektor yang sedang didorong pemerintah. Ia juga menegaskan bahwa dana beasiswa LPDP tetap aman dan digunakan sesuai peruntukannya, meski ada penyesuaian jumlah penerima.
“Kalaupun kuota dikurangi, dananya tetap tersimpan di rekening LPDP untuk membiayai penerima di tahun berikutnya. Prinsipnya, kami menjaga kesinambungan agar pendanaan tidak habis di satu tahun,” jelasnya dikutip Antara.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa kebijakan ini telah dibahas bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno.
“Pak Brian dan Pak Pratikno akan menentukan kampus tujuan serta jurusan yang sesuai untuk para penerima beasiswa LPDP,” kata Sri Mulyani.
Menurutnya, pemerintah akan terus memfasilitasi program LPDP sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global, sejalan dengan agenda besar menuju Indonesia Emas 2045.