Selasa, 27 Januari 2026

StuNed Kirim 300 WNI Berprestasi Studi di Belanda


  • Penulis Farida Denura
  • Sabtu, 16 Mei 2015 | 00:00
  • | Beasiswa
 StuNed Kirim 300 WNI Berprestasi Studi di Belanda 300 WNI berprestasi yang akan studi di Belanda (Foto-Foto: Dok. Neso Indonesia)
JAKARTA - Netherlands Education Support Office (Nuffic Neso Indonesia) telah mengumumkan hasil seleksi program beasiswa StuNed (Studi di Belanda) 2015 dan lebih dari 300 warga negara Indonesia terpilih untuk belajar di Belanda dengan rincian sebagai berikut: 103 Master, 34 short course dan lebih dari 200 Tailor Made Training. Beasiswa StuNed didanai sepenuhnya oleh pemerintah Belanda sebagai bagian dari kerjasama bilateral antara Belanda dan Indonesia.

Seleksi kandidat program StuNed tahun ini fokus pada aspek keunggulan akademis dan profesional dan bidang-bidang prioritas kerjasama bilateral Belanda dan Indonesia yang meliputi Perdagangan Internasional, Keuangan dan Ekonomi, Transportasi, (Agro)logistik dan Infrastruktur, Keamanan dan Penegakan Hukum, Air, Agro-Pangan dan Hortikultura, dan Manajemen Kesehatan.

Rob Swartbol, Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, menjelaskan tujuan program beasiswa StuNed adalah untuk memberikan kesempatan bagi fresh graduate dan profesional muda Indonesia yang berbakat. Melalui StuNed, kami ingin berinvestasi dalam pengembangan organisasi dan individu yang berpotensi menjadi pemimpin masa depan Indonesia dan sekaligus mendukung kerjasama Belanda dan Indonesia. Lebih khususnya, StuNed memberikan pendidikan dan pelatihan di bidang studi seperti Air, Hukum, Perdagangan International, Keuangan, dan Ekonomi yang merupakan bidang-bidang keahlian Belanda baik secara akademis dan profesional.

Dalam siaran pers yang diterima scholae.co, dijelaskan bahwa penerima beasiswa program master dan short course tahun ini lebih beragam dalam hal latar belakang dan pilihan program studi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Indy Hardono, Koordinator Tim Beasiswa mengungkapkan, seleksi tahun ini sangat kompetitif. Kami menerima lebih banyak aplikasi daripada tahun-tahun sebelumnya dan profil kandidat juga sangat baik. Dengan menerapkan kriteria seleksi yang obyektif dan transparan kami berhasil memilih kandidat terbaik.

Indy Hardono menambahkan untuk Tailor-Made Training, jumlah institusi yang mengajukan aplikasi juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan sebelumnya. Sungguh menyenangkan melihat antusiasme yang tinggi dengan kemampuan menjabarkan kebutuhan pelatihan yang semakin meningkat dan cukup jelas. Dan kami sangat yakin bahwa semua training tersebut dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas individu dan juga pengembangan organisasi di Indonesia.

Progam beasiswa StuNed merupakan bagian dari kerjasama bilateral antara Belanda dan Indonesia. StuNed didanai oleh pemerintah Belanda melalui Kedutaan Besar Kerajaan Belanda dan Nuffic Neso Indonesia ditunjuk sebagai pelaksana program. Sejak tahun 2000, rata-rata 250 beasiswa penuh per tahun ditawarkan bagi warga negara dan organisasi di Indonesia. Program ini bertujuan untuk mendukung pembangunan Indonesia melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dan memfasilitasi hubungan antara warga negara dan organisasi dari Belanda dan Indonesia.

Nuffic Neso Indonesia adalah organisasi non-profit yang ditunjuk resmi dan didanai oleh pemerintah Belanda untuk menangani berbagai hal yang berkaitan dengan pendidikan tinggi Belanda. Neso Indonesia adalah perwakilan Nuffic, organisasi Belanda yang menangani kerja sama internasional di bidang pendidikan tinggi. Neso Indonesia menyediakan informasi serta memberikan konsultasi secara cuma-cuma mengenai lebih dari 2.100 program studi yang diberikan dalam bahasa Inggris. Neso Indonesia juga memprakarsai dan memfasilitasi kerja sama di bidang pendidikan tinggi antara institusi di Indonesia dan Belanda dan mengelola jaringan alumni.(PR
Penulis : Farida Denura

Beasiswa Terbaru