Loading
Vincent Piket, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam didampingi wakil dari penerima beasiswa Erasmus+ Katya Manuella Permana, dan Yoce Aprianto pada acara Pelepasan 139 mahasiswa dan dosen Indonesia penerima beasiswa dari Uni Eropa secara virtual (17/7/2021). (Foto: EUPOP)
JAKARTA, SCHOLAE.CO – Katya Manuella Permana, salah seorang
penerima beasiswa Erasmus, akan menempuh pendidikan jenjang S-2 di bidang
European Master in Public Health di Irlandia dan Perancis. "Mendapatkan beasiswa Erasmus merupakan
cita-cita saya sejak dulu. Kesempatan untuk dapat menjalin persahabatan dan
berbagi pengetahuan dengan orang-orang dari berbagai negara sangat menarik, dan
menurut saya hal ini adalah salah satu nilai penting dari beasiswa
Erasmus," kata Katya.
Penerima beasiswa Erasmus lainnya, Yoce Aprianto, akan
menempuh pendidikannya di Erasmus Mundus Master of Science in Environmental
Contamination and Toxicology Portugal dan Spanyol."Saya ingin memiliki
kesempatan untuk berinteraksi dengan orang-orang dari beragam profesional dan
latar belakang budaya dari seluruh dunia. Saya percaya, setelah menempuh
pendidikan di program pascasarjana Erasmus ini, saya akan dapat mengambil
bagian dalam meningkatkan kerjasama strategis antara Uni Eropa dan
Indonesia," kata Yoce.
Tahun ini sebanyak 139 mahasiswa dan dosen Indonesia
menerima beasiswa Erasmus dari Uni Eropa pada tahun 2021 untuk studi jenjang S?1,
S-2 dan S-3 di perguruan tinggi di Eropa.
Dari 139 penerima beasiswa Erasmus tersebut, 81 diantaranya
menerima beasiswa Erasmus Mundus Joint Master's Degree. Jumlah ini merupakan
peringkat ke-9 tertinggi di dunia, naik dari peringkat ke-20 tahun lalu. Mereka
akan belajar sedikitnya di dua perguruan tinggi yang terletak di dua negara
anggota Uni Eropa yang berbeda maksimal hingga 2 tahun.
Sementara itu, 58 mahasiswa dan dosen universitas mendapat
beasiswa untuk belajar dan mengajar dalam jangka pendek. Beasiswa Erasmus ini
memberikan kesempatan untuk pertukaran dua arah di mana mahasiswa dan dosen
dari Eropa datang ke Indonesia untuk belajar dan mengajar di berbagai
universitas di Indonesia. Walaupun ditengah situasi pandemi COVID?19,
sebagian besar penerima beasiswa Erasmus tetap dapat berangkat ke Eropa untuk
memulai studi mereka di sana.
Setiap tahunnya, Uni Eropa memberikan beasiswa Erasmus
kepada mahasiswa dan dosen Indonesia untuk menempuh studi tingkat S-1, S-2 dan
S-3 di Eropa. Sejak tahun 2004 hingga 2021, Uni Eropa telah memberikan beasiswa
Erasmus kepada lebih dari 2,000 mahasiswa dan dosen Indonesia. Uni Eropa dan
Negara-negara Anggotanya memberikan 1.200 beasiswa kepada siswa Indonesia
setiap tahunnya, melalui beasiswa unggulan Erasmus dan beasiswa Negara Anggota
Uni Eropa lainnya. Lebih dari 4,000 pelajar dan dosen berangkat ke Eropa setiap
tahunnya, baik melalui biaya sendiri atau dengan dukungan beasiswa.
Acara pelepasan para penerima beasiswa Erasmus berlangsung
secara virtual hari ini (17/7/2021) dan dihadiri Vincent Piket, Duta Besar Uni
Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam.
"Beasiswa Erasmus memberikan peluang yang sangat
berharga untuk meningkatkan kemampuan akademis dan profesionalisme di
universitas-universitas Eropa yang berkualitas tinggi. Lebih dari itu, beasiswa
Erasmus juga dapat memperluas wawasan dan memberikan pelajaran yang sangat
berharga bagi para alumni Erasmus setelah mereka kembali ke Indonesia. Semua
penerima beasiswa ini adalah calon-calon pemimpin potensial di masa yang akan
datang di bidang keahlian mereka masing-masing. Kami bangga bisa berkontribusi
untuk masa depan Indonesia melalui program beasiswa Erasmus," kata Duta
Besar Vincent Piket.
Dalam sambutannya Bapak Prof. Ir. Nizam, MSc, DIC, PhD,
Dirjen Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan
Kebudayaan Republik Indonesia mengatakan, "Beasiswa Erasmus+ merupakan
kesempatan yang sangat baik bagi mahasiswa maupun dosen Indonesia untuk
mendapatkan pendidikan dan pengalaman internasional dari Perguruan-perguruan
Tinggi di Eropa dan negara-negara mitra. Selain itu menjalin jaringan dan kerja
sama yang luas. Atas nama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan
Kebudayaan Republik Indonesia kami sampaikan terima kasih kepada Uni Eropa atas
dukungan beasiswa Erasmus+ serta selamat kepada para penerima beasiswa."