Loading
Industri perfilman sangat membutuhkan orang-orang yang ahli dalam bidang komunikasi. (Finansialku)
Jika kamu lulusan komunikasi atau ingin masuk ke jurusan komunikasi,
ketahui dulu yuk prospek kerja Jurusan Ilmu Komunikasi yang bisa kamu jalani.
Ilmu Komunikasi
merupakan salah satu jurusan yang paling populer nih di kalangan mahasiswa.
Tapi apakah kamu sudah tahu bidang apa saja yang bisa kamu tekuni kelak ketika
kamu mengambil jurusan ini?
Di sini, Finansialku akan
membahas prospek kerja Jurusan Komunikasi secara lengkap khusus untuk kamu.
Jurusan Ilmu Komunikasi Banyak Peminat, Kok Bisa?
Ilmu Komunikasi
menjadi ilmu yang tak pernah ada matinya. Coba kamu pikirkan, bidang sosial
mana sih yang tidak membutuhkan keterampilan komunikasi?
Studi komunikasi
merangkum semua teori komunikasi dalam
satu disiplin ilmu yang dapat diaplikasikan ke dalam berbagai bidang.
Dengan demikian,
tidak heran jika prospek kerja Jurusan Ilmu Komunikasi menjadi sangat luas.
Ditambah,
perkembangan media komunikasi pun semakin banyak. Alhasil, lahan pekerjaan di
bidang komunikasi pun turut bertambah. Inilah yang membuat banyak orang
berbondong-bondong mendaftar ke jurusan Ilmu Komunikasi.
Belum lagi,
karakteristik jurusan Ilmu Komunikasi yang cenderung fun dan
tidak membosankan.
[Baca Juga: Ciptakan Rencana Strategi Komunikasi yang Efektif Sekarang Juga!]
Kamu yang berjiwa
kreatif akan sangat nyaman menjadi bagian dari jurusan ini. Mulai dari
mempelajari cara berbicara di depan umum, cara menulis berita, cara mendesain
komunikasi secara visual, cara membuat iklan, cara me-lobby klien,
dan masih banyak lagi.
Tertarik dengan
bidang yang satu ini?
Prospek Kerja Jurusan Ilmu Komunikasi
Prospek kerja di
dunia komunikasi sangat beragam, mulai dari pekerjaan di balik meja maupun
pekerjaan lapangan, pekerjaan di balik layar maupun pekerjaan di depan layar.
Nah, apa saja sih sebetulnya pekerjaan-pekerjaan yang
ditekuni oleh para lulusan Ilmu Komunikasi? Berikut daftarnya.
#1. Public Relations
Apakah kamu
memiliki kemampuan berpikir kreatif, pandai mencari solusi, dan seringkali
berbicara dengan persuasif? Jika ya, Public Relations merupakan prospek kerja
yang cocok nih buat kamu.
Tugas seorang
Public Relations adalah menjadi penghubung antara masyarakat luas dengan
perusahaan di mana ia bekerja. Hubungan tersebut harus dijaga dengan baik agar
menciptakan dampak positif bagi perusahaan.
Mulai dari
memperkenalkan perusahaan kepada masyarakat melalui beragam media, melindungi
perusahaan dari setiap masalah yang beredar di masyarakat, menjalin hubungan
baik dengan berbagai pihak, hingga menjalin kerjasama dengan sponsor atau pihak
penyedia iklan untuk membuat acara-acara.
Seorang Public
Relations harus menampilkan reputasi baik perusahaan di tengah masyarakat dalam
situasi apapun. Hal ini membutuhkan keahlian komunikasi tersendiri lho,
karena sebetulnya posisi Public Relations dikenal sebagai garda terdepan
perusahaan selain bagian penjualan.
Public Relations memiliki prinsip bahwa penjualan tak hanya dapat dilakukan dengan menjual secara langsung, tapi juga dengan menjalin hubungan baik dan melakukan branding yang benar sehingga nama perusahaan melekat di hati masyarakat. Kamu percaya dengan hal ini.
#2. Jurnalis
Jurnalis merupakan
prospek kerja Jurusan Ilmu Komunikasi yang sangat banyak diminati, khususnya
untuk kamu yang berjiwa pemberani, suka dengan tantangan, dan memiliki
idealisme tinggi untuk berbagi informasi dan kebenaran yang terjadi di tengah
masyarakat.
Posisi Jurnalis
biasanya berawal dari wartawan, di mana kamu harus meliput kejadian demi
kejadian secara langsung di lapangan, melaporkan berita tersebut kepada
masyarakat melalui media, dan menuliskannya untuk disebarluaskan.
Tidak mudah untuk
menjadi seorang jurnalis sejati. Dibutuhkan orang-orang dengan karakter yang
kuat dengan jiwa idealis yang tinggi untuk mampu berkomitmen menyajikan berita
yang terpercaya dan layak dibagikan sebagai informasi kepada masyarakat.
Tak hanya itu,
jurnalis juga dikenal dengan orang-orang yang tahan banting! Dalam mengungkap
fakta dan mencari berita, sering kali mereka dihantui oleh risiko pekerjaan
yang mengerikan.
Selain itu,
jurnalis juga memiliki hari dan jam kerja yang tidak menentu sebab berita tak
pernah mengenal waktu.
#3. Advertising
Usaha demi usaha
terus bermunculan, bahkan tak jarang beberapa usaha bergerak di bidang yang
sama dengan produk atau jasa yang sama pula.
Nah lho, bagaimana ya cara bersaingnya? Serahkan kepada pekerja
iklan!
[Baca Juga: 25+ Kata-kata Bijak David Ogilvy Ini Memberikan Pelajaran Dalam Bisnis dan Iklan]
Orang-orang di
bidang advertising atau periklanan akan bekerja keras untuk
membuat sebuah produk atau jasa dikenal luas oleh masyarakat.
Mereka akan mencari
tahu poin apa yang dapat ditonjolkan dari suatu produk atau jasa lalu
memikirkan bagaimana cara mengkomunikasikannya agar produk atau jasa tersebut
dikenal, diingat, bahkan akhirnya dipilih oleh masyarakat.
Kekuatan periklanan
terletak pada ide promosinya nih. Jadi, jika kamu memiliki bakat
kreativitas yang tak terbatas, senang dengan tantangan, dan berjiwa fun maka
bidang periklanan cocok untukmu! Tapi jangan kaget dengan ritme kerjanya.
Biasanya, industri
periklanan berdiri secara mandiri atau yang sering disebut sebagai agency.
Dengan demikian, kamu akan memegang beberapa klien sekaligus dan harus
memikirkan ide kreatif untuk semua klien yang kamu pegang dengan deadline yang
terkadang gak masuk akal. Lelah tapi seru, deh!
Ide kreatifmu akan
benar-benar terasah di sini.
#4. Event Organizer
Posisi Event
Organizer biasa diminati oleh orang-orang yang senang bekerja di lapangan,
sangat detail, senang mengenal banyak orang, senang menjalin kerja
sama, dan senang membuat acara-acara yang mengesankan.
Untuk menempati
posisi ini, dibutuhkan orang-orang dengan skill komunikasi
yang baik sebab merekalah yang akan menjadi “otak” keberhasilan sebuah acara.
Event Organizer
juga dituntut untuk dapat menjalin relasi dengan banyak orang karena harus
berhadapan dengan klien, vendor, hingga para bintang tamu dan tamu undangan
yang hadir.
Mereka pulalah yang
akan mengatur konsep dan setiap detail acara dari awal hingga akhir, mulai dari
persiapan sebelum hari H hingga acara benar-benar selesai.
Kalau kamu senang
dengan pekerjaan lapangan seperti ini, boleh banget dicoba!
Kamu pasti akan menemukan begitu banyak relasi yang dapat membuat lingkaran
pertemananmu semakin luas.
#5. Sutradara
Industri perfilman
sangat membutuhkan orang-orang yang ahli dalam bidang komunikasi.
Pasalnya,
dibutuhkan alur cerita yang menarik dengan pesan atau makna tersirat di dalam
sebuah film. Entah itu dari penggambaran karakter, pemilihan latar tempat dan
waktu, maupun dari ending cerita itu sendiri.
Untuk membuat alur
cerita yang baik, dibutuhkan orang yang dapat mengemas pesan dan
mengkomunikasikannya lewat film.
[Baca Juga: Founder & Money: Bisnis Ala Pasangan Dako Brand and Communication!]
Jika kamu memilih jurusan komunikasi dan menyukai industri perfilman, maka posisi sebagai sutradara sudah pasti menjadi incaran. Dengan menjadi sutradara, kamu bertanggungjawab penuh atas film dan cerita yang disampaikan di dalamnya, mengarahkan proses pembuatan film sesuai dengan skenario, dan mengawasi jalannya proses produksi film hingga pasca produksi untuk memastikan semuanya berjalan sesuai dengan yang diinginkan.
Jadi, di balik film-film keren yang kamu tonton, ada sutradara yang menulis dan merancang cerita tersebut hingga akhirnya ide itu menjadi sebuah karya film yang luar biasa. Terkadang, butuh beberapa tahun untuk menciptakan karya tersebut. Super cool, kan?
#6. Master of Ceremony
Jika kamu senang
tampil di depan umum, memiliki karakter yang menyenangkan, senang menjadi pusat
perhatian, dan senang berbicara di depan banyak orang, coba deh untuk menjadi
Master of Ceremony atau MC.
MC merupakan
pemandu acara yang bertanggungjawab atas jalannya acara mulai dari awal hingga
akhir. MC lah yang akan mengetahui dan memandu runtutan rangkaian demi
rangkaian acara yang sudah diberikan oleh pihak Event Organizer.
MC dituntut untuk
memiliki skill komunikasi yang tinggi karena ialah yang akan
berkomunikasi dengan tim Event Organizer supaya acara berjalan sesuai arahan
dan berkomunikasi dengan audience supaya fokus audience terpusat
pada acara yang tengah dipandu.
Tak jarang, MC juga
harus melakukan improvisasi di atas panggung atau berdialog dengan audiens
untuk mencairkan suasana. Tujuannya tak lain adalah agar acara tidak jadi
membosankan.
Untuk itulah,
dibutuhkan kreativitas dan cara berkomunikasi yang baik dalam memandu sebuah
acara hingga acara tersebut dinyatakan berhasil. Kalau konsep acaranya sudah
baik tetapi MC yang membawakan acaranya kurang menarik, acaranya pasti bakalan
kurang seru.
Nah, apakah kamu punya keberanian untuk tampil sebagai MC di mana semua
mata akan tertuju padamu?
#7. Youtuber
Siapa yang tak
kenal Youtube? Media online kreatif yang mulai menyaingi
keberadaan media konvensional seperti TV ini kini menjadi media yang sangat
diidolakan. Tak heran jika banyak orang ingin menjadi Youtuber.
Selain dapat
menjadi terkenal, Youtuber juga bisa
mendapatkan banyak uang dari Google maupun penyedia iklan.
[Baca Juga: Bongkar Rahasia! 5 Cara Membuat Konsumen Jatuh Cinta]
Untuk menjadi Youtuber, diperlukan kemampuan dalam menciptakan konten-konten kreatif agar tak kalah bersaing dengan Youtuber lainnya.
Layaknya film, alur
cerita atau konten Youtube dirancang dengan landasan ilmu komunikasi dan
kreativitas yang tinggi lho.
Karena Youtube
merupakan media online yang terbuka maka setiap orang yang
melihat berhak untuk mengomentari, menyukai atau tidak menyukai, hingga
berlangganan atau tidak berlangganan dengan kontenmu. Jadi gak main-main nih,
kamu harus menggarap kontenmu dengan sungguh-sungguh.
Kalau kontenmu
buruk dan tidak disukai, maka kamu tidak akan mendapatkan bayaran di
Youtube. Nah, apakah kamu sudah cukup kreatif untuk menjadi seorang
Youtuber?
Sebagai salah satu
contoh, Finansialku memiliki
Youtube yang membantu masyarakat Indonesia dalam mengatur keuangan. Konten
tersebut sudah cukup banyak mendapatkan apresiasi dari masyarakat.
Jika ingin
mengetahui salah satu konten tersebut, kamu bisa langsung melihat video berikut
ini (atau, untuk video lainnya, bisa kamu klik di link berikut ini):
#8. Customer Service
Apakah kamu merupakan
tipe penyabar, mudah berempati, murah senyum, senang mendengarkan cerita orang
lain, solutif, dan memiliki karakteristik yang positif? Jika ya, posisi sebagai
Customer Service sangat cocok untukmu.
Dengan menjadi
Customer Service, kamu akan menjadi perwakilan layanan konsumen. Setiap harinya
kamu akan berhadapan dengan tipe-tipe konsumen yang berbeda-beda. Kamu akan
mendengarkan beragam cerita maupun keluhan mereka terkait dengan produk atau
jasa yang dijual oleh perusahaan tempat kamu bekerja.
Itulah alasan
mengapa Customer Service membutuhkan skill komunikasi yang
tinggi karena mereka harus mampu untuk berkomunikasi dengan baik dan membuat
setiap konsumen merasa dihargai.
Untuk menekuni
bidang ini, kamu harus memiliki pandangan positif terhadap segala hal sehingga
setiap permasalahan yang muncul dan kemarahan konsumen yang meledak-ledak dapat
kamu redakan.
Tidak semua
orang lho bisa bersikap tenang, sabar, berpikir solusi dengan
cepat, sambil berkomunikasi untuk meredakan amarah orang lain. Jika kamu senang
melakukannya, bisa jadi kamu berhasil banget di bidang ini.
Jago Komunikasi? Ragam Prospek Kerja Menanti
Ilmu Komunikasi
merupakan disiplin ilmu yang dapat diaplikasikan ke dalam berbagai bidang,
beberapa di antaranya adalah prospek kerja yang telah dijabarkan di atas. Tapi
tak sembarangan.
Untuk mendalami
Ilmu Komunikasi, dibutuhkan pemahaman mengenai komunikasi itu sendiri baik
verbal maupun non-verbal, lisan maupun tertulis.
Selain itu, kamu
juga harus memiliki wawasan yang luas, super kreatif, up-to-date dengan
tren, percaya diri, dan memiliki kemampuan persuasif saat berkomunikasi. Jadi,
bidang mana yang kamu minati?
Itu dia deretan prospek kerja Jurusan Ilmu Komunikasi. Manakah bidang yang tengah kamu tekuni atau ingin kamu tekuni?