Loading
Sebanyak 1.471 guru honor di Kabupaten Sikka dari tingkat SD hingga SMA mengikuti Tes Uji Kompetensi (TUK) PPPK. (Foto-Foto: Arahkita/VJ Chabarezy Jr)
MAUMERE, SCHOLAE.CO - Sebanyak 1.471 guru honor di Kabupaten Sikka dari tingkat SD hingga SMA mengikuti Tes Uji Kompetensi (TUK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Kegiatan TUK tersebut bertempat di dua lokasi yang berbeda
yakni di gedung SMK St. Gabriel Maumere dan SMAK Negeri 1 Maumere dan berlangsung
selama empat hari mulai dari Selasa (7/12/2021) hingga Jumat (10/12/2021).
Ke-1.471 peserta tersebut memperebutkan 196 formasi tenaga
pendidik mulai jenjang SD, SMP hingga SMA dari kuota 273.
Pada seleksi tahap pertama yang berlangsung bulan September 2021 sebanyak 77 orang guru
honorer yang sudah dinyatakan lulus.
Kepala Bidang Kepegawaian BKDPSDM, Yosef Rikardus kepada media ini, Selasa (7/12/2021) mengatakan bahwa tes yang digelar meliputi kompetensi teknis, kompetensi manajerial, kompetensi sosial kuktural, dan wawancara daring dengan mengisi pertanyaan.
"Jadi ini akan sangat mengurangi GTT (Guru Tidak Tetap
atau Honorer) yang ada di Kabupaten Sikka, ujar," ungkap Ricky.
Lanjutnya, seleksi PPPK guru ini dibagi dalam dua tahap dan
sekarang ini yang digelar adalah tahap dua. Pada tahap dua ini kata dia,
peserta berasal dari Guru Tidak Tetap Yayasan (GTY) yang tercatat di Data Pokok
Pendidikan (Dapodik).
"Peserta seleksi sudah terdaftar sejak pengumuman
pertama kali. Pendaftaran dilaksanakan secara online melalui laman
sscasn.bkn.go.id ," ujar Ricky.
Lebih jauh ia menjelaskan bahwa pelaksaanaan Tes Uji
Kompetensi (TUK) selama 4 hari, yakni pada hari pertama sampai hari ketiga
sebanyak 404 peserta dibagi dalam dua
sesi dan untuk hari terakhir sebanyak 259 peserta. Prosedur pelaksanaan sama
dengan seleksi pada tahap pertama.
Yoveris Yexvrison S.Pd (32) guru Bahasa Indonesia dari SMPN
Mapitara kepada media ini saat ditemui di halaman SMK St. Gabriel, Selasa (7/12/2021)
mengatakan dirinya baru pertama kali mengikut tes atau ujian ini.
Ia berharap dirinya lulus karena telah mempersiapkan dengan
baik untuk mengikuti ujian.
"Saya sudah 8 tahun mengajar dan mengabdi di SMPN Mapitara sejak Juli 2013, dan ini kali pertaman saya ikut tes. Saya sudah persiapkan diri dengan baik dan semoga lulus pada ujian ini,”ucap pria yang biasa disapa Veris itu.
Reporter: VJ Chabarezy Jr