Selasa, 27 Januari 2026

Yuk Mampir, Banyak yang Seru Loh di Pameran Lukisan untuk Pemberdayaan Perempuan NTT


  • Penulis Farida Denura
  • Selasa, 19 September 2023 | 00:00
  • | Fokus
 Yuk Mampir, Banyak yang Seru Loh di Pameran Lukisan untuk Pemberdayaan Perempuan NTT Ketua Panitia Pameran Helena Muljanto bersama Julia Nugroho, Wakil Utama dalam pameran lukisan. (Foto-Foto: Istimewa)

JAKARTA, SCHOLAE – “Dari Perempuan, oleh Perempuan, untuk Dunia” menjadi tema yang diusung pelukis Perempuan pada pameran lukisan yang berlangsung pada 16-24 September 2023 di Art:1 New Museum. Pameran ini menghadirkan 1 patung karya Julia Nugroho dan 129 lukisan dari 107 seniman (77 alumni sekolah Santa Ursula Jakarta, 21 pelajar TK, SD, SMP, SMA Santa Ursula Jakarta yang terseleksi, dan 9 pelukis profesional).

Semua karya sini bertema perempuan, yang diekspresikan dengan sangat indah dan penuh makna sesuai dengan perspektif dan pengalaman unik masing-masing individu pelukisnya. Penasaran dengan keseruan pameran ini? 

Bukan sekadar unjuk kebolehan, pameran seni ini menjadi ajang aktualisasi diri para alumni Santa Ursula melalui kegiatan artistik dan meningkatkan kesadaran mengenai arti dirinya dan perempuan, seperti yang disampaikan oleh Helena Muljanto, Ketua Panitia Pameran.

Pameran seni yang dibuka oleh Dewi Bambang Soesatyo pada Sabtu, 16 September 2023 ini juga bertujuan untuk mendukung para perempuan penggerak ekonomi keluarga di NTT lho.

“Kami memilih para perempuan penganyam topi dan tas dari daun lontar juga perajin tenun ikat Baipito di Larantuka, NTT, dengan cara menyisihkan sebagian hasil penjualan lukisan kami untuk mereka. Dengan menguatkan para perempuan perajin ini merupakan dukungan kami terhadap pelestarian Warisan Budaya Takbenda,” jelas Helena yang karyanya dengan judul Mandala Aspirasi Vimna Fairpetal & Jinga Wildrose juga dipamerkan di acara inSelain dibuka oleh Dewi Bambang Soesatyo, acara grand opening pameran ini juga dihadiri oleh Donna Agnesia. “Ini adalah salah satu bentuk cinta yang dimiliki oleh perempuan untuk bisa membantu sesama, memberikan dukungan pada orang lain, dan membantu teman-teman pelukis yang ada di acara ini untuk bisa mengekspresikan diri dari dalam hati dan pikiran,” ujar Donna dalam talkshow yang dipandu oleh Fika Rosemary yang juga alumni Santa Ursula Jakarta.

Talkshow juga menghadirkan narasumber Monica Gunawan (Managing Director of Art:1 New Museum) dan Rotua Magdalena (Seniman Grafis). Sebagai hiburan, ada penampilan memukau dari Regina Handoko (Harpist & Penyanyi Sopran) yang melantunkan Tanah Air karya Ibu Soed. Kudos to all these wonderful ladies!

YKK Berikan Beasiswa DJITU

Menyisihkan hasil penjualan lukisan saja tak cukup bagi Helena Muljanto untuk mendukung para perempuan NTT. Helena menginginkan program bantuan kepada perempuan di sana bisa terus berlanjut. Untuk itu, dicarilah bibit perempuan muda sebagai “agent of change” yang dapat memajukan daerahnya kelak.

Helena Muljanto kemudian menggandeng Yayasan Khouw Kalbe (YKK) untuk memberikan beasiswa “DJITU” bagi pelajar perempuan terseleksi untuk meneruskan pendidikan mereka baik di tingkat Diploma (D3 dan D4) atau Sarjana (S1). Dari hasil seleksi 55 peserta yang ikut dalam serangkaian tes dari YKK, pada akhirnya terpilih sebanyak 4 pelajar perempuan yaitu 2 pelajar dari Maumere dan 2 pelajar dari Larantuka.

Ada Lelang Karya

Bentuk dukungan pada perempuan di NTT bukan cuma datang dari alumni dan murid SanUr Jakarta nih, Moms, Sr. Moekti K. Gondosasmito, OSU, selaku Ketua III Yayasan Satya Bhakti yang menaungi Sekolah SanUr Jakarta juga turut serta. Di penyelenggaraan pameran lukisan kali ini juga diadakan lelang puisi berkarakter yang ditulis khusus oleh Sr. Moekti.

Hasil penjualan karya Sr. Moekti dan Helena Muljanto (Ketua Panitia Pameran) 100% akan didonasikan untuk para perempuan penganyam daun lontar dan perajin tenun ikat di Larantuka, NTT.

Buat yang mau mengikuti lelang ini, Anda bisa hadir pada hari Minggu, 24 September 2023, ya. Di tanggal itu juga akan hadir generasi perempuan muda dari Larantuka, NTT yang akan mendemonstrasikan cara menganyam daun lontar menjadi benda fungsional seperti tas dan topi. Aktivitas ini cocok banget untuk dijadikan momen quality time bersama keluarga Anda.


Banyak Workshop Seru!

Selain menikmati berbagai karya, Anda dan keluarga juga bisa menghasilkan karya di sini. Pameran ini juga menghadirkan workshop berbayar selama pameran berlangsung. Cek jadwal workshop-nya, ya:

Jumat, 22 September (15.00-17.00) Melukis tas/topi anyaman

Sabtu, 23 September (10.00-12.00) Healing through painting

Sabtu, 23 September (13.00-16.00) Melukis cat air

Minggu, 24 September (10.00-12.00) Melukis tas & topi anyaman

Pameran di Art:1 New Museum (Jl. Rajawali Selatan Raya No.3, Jakarta Utara) ini bisa Anda nikmati hingga Minggu, 24 September 2023 dengan HTM umum Rp75.000 dan HTM pelajar Rp50.000. Jangan lupa catat jam bukanya, Senin: Libur, Selasa-Sabtu: 10.00-18.00 WIB, Minggu: 10.00-16.00 WIB, dan Minggu (closing ceremony): 12.30-14.00 WIB. 

Dukungan Sponsor

Helena Muljanto tak lupa menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para sponsor yang telah membantu terlaksananya pameran lukisan ini, yaitu: PT Kalbe Farma Tbk., Lily & Eddy, Titisan, PT Guardian Pharmatama, BCA dan Do Skin serta para sponsor lainnya yang telah berupaya mendukung acara ini agar dapat berjalan sesuai dengan rencana.” Secara khusus kami ucapkan terima kasih atas dukungan Hydro Coco, sebagai salah satu produk dari PT Kalbe Farma Tbk., yang selama dua tahun berturut-turut ikut menyegarkan para pengunjung pameran dengan “real coconut water”nya. Demikian pula kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya bagi YKK atas kerja sama dalam mengupayakan kemajuan perempuan menuju kesetaraan pendidikan,”katanya.

Helena Muljanto juga menyampaikan terima kasih yang tidak terhingga atas kerja sama, masukan, dukungan dan kerja keras dari setiap individu di dalam dan di luar kepanitiaan untuk melancarkan penyelenggaraan acara pameran lukisan ini. Sambung Helena Muljanto, kepedulian, rasa memiliki dan keinginan menyukseskan acara ini, adalah suatu sikap yang diajarkan oleh almamater kita, menjadi penopang kokoh untuk terus maju tanpa pernah surut. Pada akhirnya, terima kasih atas dukungan keluarga dan para sahabat yang terus mendampingi dan melengkapi kebersamaan ini hingga menghantarkan ke tanggal pelaksanaan acara pameran lukisan ini.

 

 

 

Editor : Farida Denura
Penulis : Farida Denura

Fokus Terbaru