Selasa, 27 Januari 2026

Belajar Budaya Indonesia di Panggung 'Indonesia Week 2019'


  • Penulis Maria L Martens
  • Sabtu, 16 Maret 2019 | 00:00
  • | Ragam
 Belajar Budaya Indonesia di Panggung 'Indonesia Week 2019' Pertunjukan di Indonesia Week 2019 (Net)

JAKARTA, SCHOLAE.CO -  Siswa Jakarta Intercultural School (JIS) belajar budaya Indonesia melalui "Indonesia Week 2019" dengan tujuan agar mereka lebih mencintai negara Indonesia. "Pesertanya tidak hanya siswa, tetapi juga orang tua siswa dan guru yang berpartisipasi melalui beragam aktivitas untuk memperkenalkan budaya Indonesia," kata pengajar gamelan di SD JIS Patimura, Kitsie Emerson di Jakarta, Jumat (15/03).

Indonesia Week mempunyai beragam kegiatan seperti pertunjukan tarian tradisional, seperti tari Indang, tari Cublak Cublak Suweng, tari Semut, hingga tari Saman yang dibawakan siswa kelas 5. Minat siswa untuk mempelajari tari tradisional Indonesia memang sangat tinggi karena terbukti peminatnya pada kegiatan ekstra kurikuler sekolah ini lumayan banyak.

"Karenanya para siswa dari kelas 1 sampai kelas 5 tidak kesulitan menggelar tarian dalam penyelenggaraan Indonesia Week yang diselenggarakan dari tanggal 11 sampai dengan 15 Maret 2019," kata Guru Bahasa Indonesia dan Koordinator Indonesia Week, Aeni Palsapah. Ia pu menjelaskan, dengan murid yang berasal dari lebih dari 65 kebangsaan, JIS berperan aktif dalam memperkenalkan budaya Indonesia kepada seluruh komunitasnya.

Para murid juga diajak untuk membuat hiasan janur, serta melukis wayang sebagai bagian dari kegiatan Indonesia Week 2019. "Sebanyak 30 anak tampil memainkan gamelan dalan rangka Indonesia Week," ucapnya.

Indonesia Week merupakan salah satu agenda yang sangat ditunggu oleh murid, guru dan orangtua karena memberikan kesempatan untuk merasakan pengalaman lebih dalam mengeksplorasi budaya Indonesia, jelasnya.

“Tema Indonesia Week tahun ini adalah Appreciating Indonesia. Dengan tema ini, JIS mengajak murid-murid, orangtua, guru-guru dan para staf untuk mengenal lebih dekat budaya Indonesia dan menghargainya. Para murid kami ajak merasakan pengalaman dengan berbagai tarian, seperti Jati Maung dan Semut dan mengenal makna kehidupan di balik karya seni itu, misalnya tentang pelestarian alam dan gotong royong,” kata Aeni.

Ia menambahkan, para murid juga menampilkan aksi mereka dalam tarian berbagai daerah, seperti Gaba-gaba dari Maluku dan Saman dari Aceh. Para murid menunjukkan antusiasme luar biasa dan ruang teater selalu penuh.

Indonesia Week menghadirkan ragam budaya Indonesia yang akan menjadi pintu gerbang bagi murid JIS untuk mengeksplorasi lebih jauh tentang negeri ini. Lebih jauh lagi, mereka akan memahami lebih dalam nilai-nilai kehidupan bangsa sehingga menumbuhkan kecintaan terhadap Indonesia. "JIS juga meyakini bahwa nilai-nilai dan budaya Indonesia adalah bagian dari perkembangan karakter yang sangat penting bagi pertumbuhan mereka," kata Aeni.

Indonesia Week kali ini, JIS menghadirkan seniman Ki Cahyo Kuntadi yang pernah menyabet gelar Dalang Terbaik (Best Actor) dalam ajang World Puppet Carnival di Kazakhstan. Ia akan tampil bersama pesinden Nyi Sukesi.

Tokoh seniman lain yang juga tampil di panggung Indonesia Week adalah Dalang Putri Kembar, Nyi Widawati dan Nyi Widaningrum, Gelar Pemayang, Wakidi Dwijomartono dan Ki Gamblang Carito. "Aksi spesial dari para murid JIS Pattimura Elementary School Gamelan Students juga akan tampil," katanya.

Penulis : Maria L Martens

Ragam Terbaru