Loading
Kuliah di Fakultas Kedokteran (Net)
JAKARTA, SCHOLAE.CO - Menimba ilmu di Fakultas kedokteran, menjadi salah satu keinginan yang banyak diminati calon mahasiswa. Profesi dokter memang masih populer dan tetap menjadi cita-cita 'favorit' di kalangan milenial.
Seorang mahasiswa kedokteran diharuskan untuk mempersiapkan diri sebaik untuk menjawab seluruh kepentingan pasien. Hal ini dibuktikan dengan tuntutan materi pembelajaran yang sangat padat disertai dengan slogan “long life learning” yang mengharuskan setiap mahasiswa kedokteran maupun yang telah menjadi seorang dokter senantiasa selalu belajar dan update ilmu yang berkembang tentang kedokteran.
Kurikulum
Sistem belajar atau kurikulum yang diterapkan dalam dunia kedokteran adalah Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang berfokus pada pencapaian kompetensi/keahlian/keterampilan tertentu yang diperlukan sebagai standar kualifikasi.
Metode pembelajaran
Sedangkan metode yang digunakan adalah Problem Based Learning (PBL) yang digunakan dalam merancang dan mengaplikasikan kurikulum di kedokteran dengan pendekatan SPICES (Student-centered learning, problem based learning, integrative learning, community oriented, elected driven and systematic).
Dalam penerapan pembelajaran terbagi menjadi beberapa yaitu, kelas besar, praktikum, tutorial, clinical skills lab serta dengan evaluasi pembelajaran bersifat ujian blok dan OSCE (Objective Structural Clinical Examination).
Sistem belajar
Sistem belajar yang digunakan adalah sistem blok, di mana materi perkuliahan akan diberikan sesuai dengan topik yang telah ditetapkan dengan periode waktu tertentu contohnya blok Metabolic System yang akan berlangsung selama 2 bulan. Evaluasi berlangsung ketika suatu blok telah selesai untuk dibahas dan akan dievaluasi kembali di akhir semester tersebut. Selanjutnya menyangkut dengan praktikum, dalam pembelajaran kedokteran ada beberapa laboratorium yang dipakai dalam pembelajaran seperti laboratorium Anatomi, Fisiologi, Histologi, Biokimia, Parasitologi, Mikrobiologi, Farmakologi, Patologi Anatomi, Patologi Klinik. Laboratorium tersebut akan kamu masuki sesuai dengan blok pelajaran yang sedang kamu.
Mengetahui tentang clinical skills lab
Selanjutnya adalah clinical skills lab, dimana mahasiswa kedokteran akan diberi pelatihan tentang kemampuan/skill dasar untuk seorang dokter umum yang juga akan disesuaikan dengan blok yang sedang dijalani. Lalu salah satu bagian dari pembelajaran di Fakultas Kedokteran yaitu tutorial, dimana mahasiswa akan membahas berkelompok mengenai permasalahan yang telah ditetapkan sebelumnya dan hal yang paling penting dari tutorial adalah proses brain storming dan prior knowledge yang harus dimiliki sebelum tutorial berlangsung.
Evaluasi
Terakhir adalah evaluasi pembelajaran dalam bentuk ujian, dimana dapat berupa tertulis maupun berbasis komputer (computer based test) yang sudah dilaksanakan dibeberapa universitas dan evaluasi pembelajaran kemampuan praktek kedokteran yang dikenal dengan OSCE (Objective Structural Clinical Examination) yang akan diuji langsung oleh dokter yang sudah mumpuni di bidangnya masign-masing. Diluar semua itu ada juga yang disebut blok pendamping disetiap semesternya yang mencakup mata kuliah agama, kewarganegaraan, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bioetika dan masih banyak lagi.
Sebagai tambahan informasi, berikut ini daftar 10 Universitas terfavorit yang memiliki Fakultas Kedokteran dengan Akreditasi A.
Universitas Gadjah Mada (UGM)
Universitas Tarumanagara (UNTAR)
UNIKA ATMA JAYA
Universitas Diponegoro (UNDIP)
Universitas Airlangga (UNAIR)
Universitas Negeri Lampung (UNILA)
Universitas Sumatera Utara (USU)
Universitas Andalas
Universitas Kristen Indonesia (UKI)
Jurusan Kedokteran dengan Akreditasi A memanglah sangat penting, dimana dengan kampus dengan jurusan akreditasi A akan lebih diutamakan di dalam pekerjaan. Karena akreditasi merupakan cerminan daripada mutu pendidikan yang ada di dalam kampus tersebut.