Loading
Mencari kerja di saat pandemi COVID-19. (Net)
ANDA merasa kesulitan mencari lowongan pekerjaan gara-gara pandemi? Anda tidak sendirian. Angka pengangguran meningkat sejak pandemi COVID-19.
Banyak perusahaan
yang terpaksa memangkas jumlah karyawannya karena terus merugi. Hal ini terjadi
bukan hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia.
Namun, ini bukan
berarti Anda jadi pesimis. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk tetap
proaktif dalam mencari kerja saat pandemi seperti ini. Berikut ini beberapa
cara yang bisa Anda lakukan:
#1. Libatkan
Jaringan Perkenalan Anda
Tidak memiliki
pekerjaan alias menganggur bukanlah aib. Justru biarkan teman dan keluarga Anda
tahu bahwa Anda sedang mencari pekerjaan. Di masa sulit seperti ini,
orang-orang pasti mengerti. Pasti, ingin membantu sebisa mungkin.
Akan lebih baik
jika Anda pun memberi tahu mereka tentang jenis pekerjaan yang Anda cari atau
perusahaan target Anda. Dengan begitu, ketika mendapatkan info lowongan kerja
yang sesuai, mereka akan segera menghubungi Anda.
Selain itu, jangan
ragu juga untuk menghubungi mantan kolega atau atasan. Mereka lebih cenderung
mempekerjakan Anda daripada pesaing karena mereka tahu keterampilan dan
performa kerja Anda.
[Baca Juga: PenyebabFrustrasi Saat Mencari Kerja, Yang Mungkin Tidak Anda Sadari]
Jika mereka tidak merekrut, mereka dapat menjadikan Anda sebagai referensi untuk pekerjaan di perusahaan lain.
Mungkin saja mereka
mendapat informasi melalui jaringan mereka sendiri. Dengan begitu, Anda bisa
meminta supaya mereka dapat merekomendasikan Anda.
Anda pun bisa
mencoba hubungi kembali rekan-rekan Anda saat sekolah/kuliah dulu. Siapa tahu
mereka memiliki informasi lowongan pekerjaan. Bisa juga mereka memiliki
informasi lowongan pekerjaan di tempat mereka bekerja.
Intinya, semakin
banyak Anda melibatkan jaringan Anda, semakin banyak pula informasi yang
didapat. Bangunlah kembali komunikasi dengan mereka.
Walaupun sedang
dalam situasi sulit dan mungkin dalam tekanan hidup, Anda tetap harus
mengutarakan maksud Anda dengan baik.
#2. Perbaiki dan
Tambah Skill Anda
Zaman terus
berkembang. Diri Anda pun seharusnya ikut berkembang demi bisa survive di era
Industri 4.0 ini. Skill yang Anda miliki sekarang belum tentu memenuhi
permintaan dunia kerja zaman sekarang.
Oleh karena itu,
jangan hanya bergantung pada kemampuan Anda yang sekarang. Cobalah untuk
menambah skill lain. Dengan begitu, nilai Anda bertambah.
Skill yang Anda
tambah pun sebaiknya sesuai dengan pekerjaan yang diinginkan. Misalnya, Anda
ingin melamar sebagai SEO Specialist. Sepuluh tahun lalu mungkin pekerjaan ini
belum begitu banyak dikenal.
Namun, sekarang
justru sangat dibutuhkan banyak perusahaan. Banyak sekali pelatihan tentang
SEO. Anda dapat mengikuti pelatihan tersebut untuk menunjang posisi sebagai SEO
Specialist. Kini, banyak platform belajar online yang menyediakan kursus skill
tertentu.
Pelatihan tersebut
ada yang berbayar dan ada yang gratis. Anda bisa memilih sesuai budget yang
dimiliki. Hanya saja, Anda yang harus aktif dan rajin mencari informasinya.
[Baca Juga: Jangan Bekerja untuk MencariUang tetapi …]
Oh ya, akan lebih baik Anda juga mempersiapkan ilmu finansial sebagai karyawan. Penting untuk memiliki skill mengelola keuangan.
Jika nanti Anda
diterima bekerja dan mendapatkan gaji, skill inilah yang akan membawa Anda
menuju tujuan-tujuan keuangan Anda.
Sebagai permulaan,
Anda dapat membaca ebook dari Finansialku berjudul Panduan Sukses Atur Gaji Ala
Karyawan. Dalam ebook ini, Anda akan belajar apa saja yang harus direncanakan
secara keuangan untuk Anda para karyawan.
#3. Fokus pada CV
dan Surat Lamaran
Konon katanya, HRD
hanya melirik CV Anda sekitar 6 detik saja. Walaupun begitu, Curriculum Vitae
(CV) dan surat lamaran merupakan hal penting dalam melamar pekerjaan.
Buatlah CV sesuai
dengan posisi yang dilamar. Dengan begitu, Anda dapat menonjolkan skill yang
berkaitan dengan posisi yang dilamar.
Jika Anda
menggunakan CV yang sama untuk semua posisi lowongan pekerjaan yang Anda lamar,
CV Anda akan terkesan tidak fokus. Skill-skill Anda justru akan terkesan
standar.
Oleh karena itu,
luangkanlah lebih banyak waktu untuk membuat CV dan surat lamaran yang terlihat
profesional. Akan lebih baik jika Anda pun menyertakan portofolio untuk
menunjukkan skill Anda.
[Baca Juga: Bagaimana CaraMencari Peluang Kerja Online yang Benar?]
#4. Latihan
Wawancara via Telepon atau Video
Di masa pandemi
seperti sekarang, sebagian besar perusahaan melakukan proses rekrutmen secara
online. Mulai dari lamaran yang dikirim via email atau portal tertentu, sampai
wawancara. Bahkan, bekerja pun jarak jauh di tempat masing-masing alias work
from home (WFH).
Nah, daripada waktu
terbuang tak bermanfaat, lebih baik Anda latihan wawancara. Wawancara biasanya
dilakukan lewat telepon atau video call dengan memanfaatkan aplikasi semacam
Zoom Meeting, Google Meet, dsb. Hal ini justru memiliki tantangannya
tersendiri.
Wawancara lewat
telepon dinilai lebih sulit. Pasalnya, reaksi seseorang akan sulit ditafsirkan.
Lewat video pun sama sulitnya. Bagi Anda yang tak akrab dengan kamera, pasti
akan merasa canggung.
Oleh karena itu,
mempersiapkan diri dengan latihan wawancara itu sangat penting. Anda juga perlu
membaca beberapa artikel tentang tips dan seluk beluk wawancara lewat telepon
dan video.
#5. Tetap Up-to-date
Tips mencari kerja
saat pandemi berikutnya yaitu selalu up-to-date. Teruslah mencari informasi
tentang lowongan pekerjaan.
Pastikan juga Anda
mendapatkan informasi yang terbaru dan terpercaya. Di masa kini, kita dituntut
untuk cepat dalam melakukan segala hal. Termasuk melamar pekerjaan.
Anda dapat
memanfaatkan internet. Selain mesin pencari atau portal lowongan pekerjaan,
Anda bisa memanfaatkan sosial media. Tak sedikit perusahaan yang
menginformasikan lowongan pekerjaan di media sosial, lho!
Jangan Patah Semangat!
Informasi lowongan
kerja online dapat dengan mudah ditemukan. Namun, hal ini rentan akan penipuan.
Jadi, jangan lupa untuk selalu double check pada setiap lowongan yang Anda
dapat. Banyak pelamar kerja yang tertipu karena tidak cermat saat melihat
lowongan kerja.
Lamaran sudah
dikirim, tapi panggilan wawancara belum juga datang. Jangan patah semangat!
Bersabar, berdoa, dan tetap berpikir positif.
Pantau terus situs
perusahaan atau situs tempat bekerja yang Anda inginkan. Intinya, Anda harus
berusaha semaksimal mungkin. Selalu ingat bahwa do the best and let God do the
rest.
Jangan lupa unduh
aplikasi Finansialku. Aplikasi ini memiliki berbagai fitur yang menunjang
tujuan keuangan Anda seperti mencatat pengeluaran harian, cek kesehatan keuangan,
membuat anggaran, juga investasi. Berguna sekali, kan?