JAKARTA, SCHOLAE.CO - Kementerian Agama kembali menyalurkan
bantuan paket data internet sebanyak 3,6 juta agar pelaksanaan pembelajaran
jarak jauh (PJJ) selama pandemi tetap berjalan lancar.
Bantuan itu diberikan kepada siswa dan guru
madrasah, serta dosen dan mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam
keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (6/10/2021), mengatakan
pemberian bantuan paket data ini merupakan langkah pemerintah agar pelaksanaan
PJJ selama pandemi tetap berjalan lancar.
"Alhamdulillah, untuk tahap ketiga ini
telah tersalurkan 3,6 juta bantuan paket data ke pemangku kepentingan lembaga
pendidikan binaan Kementerian Agama," kata Menag.
Menag menerangkan setidaknya ada empat tujuan
pemberian bantuan paket data tersebut. Pertama, memastikan pemenuhan hak
peserta didik untuk mendapatkan pelayanan pendidikan selama pandemi COVID-19.
Kedua, melindungi warga pada satuan pendidikan
dari dampak buruk COVID-19. Ketiga, mencegah penyebaran dan penularan COVID-19
di satuan pendidikan, dan keempat membantu operasional kegiatan pembelajaran
jarak jauh.
Dirjen Pendidikan Islam, M Ali Ramdhani
menambahka, sesuai data yang dihimpun para penanggung jawab, total ada 3,6 juta
penerima bantuan paket data tahap III ini.
Rinciannya, 518.978 mahasiswa PTKI, 16.749 dosen
PTKI, 405 dosen Pendidikan Agama Islam (PAI) pada perguruan tinggi umum,
446.243 guru madrasah, 26.117 guru PAI di sekolah, 431.786 siswa MA, 774.634
siswa MTs, 1.105.585 siswa MI, dan 291.181 siswa RA.
"Total penyaluran bantuan paket data
pembelajaran jarak jauh sebanyak 3.611.678," jelas Dhani.
Ia menambahkan para penerima bantuan paket data
ini adalah mereka yang nomor ponselnya sudah terdaftar di salah satu sistem
aplikasi, di antaranya EMIS, SIMPATIKA/SIAGA, Aplikasi PTU, dan Aplikasi
Lintasi DAI.