Menelusuri Jejak Sejarah Pusat Literasi Bangsa


  • Senin, 23 Desember 2024 | 08:30
  • | Ragam
 Menelusuri Jejak Sejarah Pusat Literasi Bangsa Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) telah menjadi simbol penting dalam perjalanan literasi dan sejarah bangsa. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, SCHOLAE.CO - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) telah menjadi simbol penting dalam perjalanan literasi dan sejarah bangsa. Berdiri sejak tahun 1980, Perpusnas mengemban tugas mulia untuk mengumpulkan, melestarikan, dan menyebarluaskan informasi dan pengetahuan bagi masyarakat.

Bangunan megah di jantung Jakarta ini bukan cuman tempat menyimpan buku-buku, tetapi juga menyimpan cerita panjang sejarah literasi bangsa kita. Kalau kamu penasaran bagaimana perjalanan panjang literasi Indonesia dari masa ke masa, Perpusnas adalah tempat yang pas buat memulai petualanganmu.

Dari luar, gedung perpusnas yang menjulang setinggi 24 lantai itu memang terlihat modern dan kekinian. Tapi, begitu kamu melangkah kaki ke dalam, suasana penuh sejarah langsung terasa. Dilantai awal, kamu akan menemukan pameran koleksi langka seperti naskah kuno, prasasti, dan manuskrip berusia ratusan tahun. Serasa dibawa balik ke masa lalu, bukan?

Tapi, tidak cuman soal koleksi kuno, Perpusnas juga punya fasilitas canggih yang bikin pengunjung betah. Ada ruang baca nyaman dengan pemandangan kota Jakarta, akses WI-FI gratis, hingga koleksi digital yang bisa kamu jelajahi lewat perangkat elektronik. Jadi, buat kamu yang suka baca e-book atau cari referensi buat tugas, semuanya tersedia di sini.

“Inikan Perpustakaan terbesar, terus yang aku lihat banyak orang-orang yang kesini mungkin karena fasilitasnya yang lengkap terus juga dari buku-bukunya sangat lengkap” Ujar Tiana, salah satu pengunjung perpusnas.

Salah satu daya tarik utama Perpusnas adalah koleksi naskah Nusantara yang menggambarkan keberagaman budaya dan tradisional bangsa. Ada naskah dari Aceh hingga Papua, yang menceritakan kisah-kisah lokal, ilmu pengetahuan, hingga seni sastra dari berbagai daerah. Misalnya, kamu bisa menemukan naskah La Galigo dari Sulawesi Selatan atau Babad Tanah Jawi dari Jawa Tengah. Masing-masing punya keunikan dan cerita tersendiri yang bikin kamu makin kagum sama kekayaan budaya Indonesia.

Dengan visi yang jelas untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, Perpustakaan Nasional tidak hanya berperan sebagai pusat literasi, tetapi juga sebagai penjaga identitas dan sejarah bangsa Indonesia.

 

Laporan:

Zahra Adawiyyah

Nisa Istiqomah

Fitri Nur Hikmah

 

 

Editor : Farida Denura

Ragam Terbaru