Loading
Literasi Martha Christina Tiahahu hadir sebagai tempat yang memadukan ruang hijau dengan fasilitas literasi yang edukatif dan menyenangkan. (FotoL Istimewa)
BEKASI, SCHOLAE.CO – Di tengah kesibukan ibu kota, Taman Literasi Martha Christina Tiahahu hadir sebagai tempat yang memadukan ruang hijau dengan fasilitas literasi yang edukatif dan menyenangkan. Berlokasi di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, taman ini tak hanya sekadar tempat rekreasi, namun juga menjadi wadah untuk menumbuhkan minat baca dan meningkatkan kesadaran literasi di kalangan masyarakat, terutama anak muda. Tempat ini diresmikan pada tahun 2022, lalu menjadi pilihan yang ideal untuk menghabiskan waktu dengan aktivitas yang bermanfaat, baik itu membaca buku, berdiskusi, maupun mengikuti berbagai kegiatan literasi.
Taman Literasi Martha Christina Tiahahu menawarkan beragam fasilitas yang dapat mendukung pengalaman literasi pengunjungnya. Di dalamnya terdapat perpustakaan dengan koleksi buku yang beragam, mulai dari novel, buku nonfiksi, hingga literatur untuk anak-anak. Tak hanya sekadar perpustakaan, taman ini juga memiliki ruang baca yang nyaman, area komunitas, dan ruang terbuka hijau yang bisa dimanfaatkan oleh pengunjung untuk bersantai atau belajar di bawah pohon rindang.
Selain buku, pengunjung juga akan menemukan berbagai karya seni yang menambah nilai estetika taman ini. Karya seni tersebut tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi, tetapi juga menjadi media yang mengkomunikasikan pesan-pesan literasi dan edukasi.
Sandra (Pengelola Perpustakaan Taman Literasi), menjelaskan bahwa Pengunjung perpustakaan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu datang dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga pekerja kantoran yang mencari tempat tenang untuk melepas penat sambil membaca buku.
“Biasanya setiap harinya mereka untuk kegiatan yang paling banyak dilakukan itu membaca buku dan menjadikan perpustakaan ini tempat mereka kerja atau sekedar mengerjakan tugas , “ tutur Sandra.
Komunitas literasi, seni, dan budaya juga sering mengadakan acara di taman ini. Acara-acara tersebut, seperti diskusi buku, pelatihan menulis, dan lokakarya seni, menambah daya tarik taman ini bagi pengunjung yang tertarik untuk memperluas wawasan dan menambah jaringan pertemanan.
Selain warga lokal, taman ini juga menarik perhatian wisatawan yang berasal dari berbagai daerah untuk merasakan pengalaman literasi di tengah-tengah kota Jakarta. Banyak pengunjung dari luar Jakarta yang menyempatkan diri untuk mampir dan menikmati suasana taman yang damai dan kaya akan fasilitas literasi.
Letak Taman Literasi Martha Christina Tiahahu sangat strategis, dekat dengan halte TransJakarta dan stasiun MRT Blok M, sehingga mudah diakses oleh pengunjung dari berbagai penjuru kota. Bagi pengunjung yang ingin menghindari macet, mereka dapat menggunakan transportasi umum seperti TransJakarta atau MRT untuk mencapai taman ini.
Letak yang strategis di pusat kota menjadikan taman ini sebagai destinasi yang mudah dijangkau oleh masyarakat dari berbagai latar belakang. Karena posisinya yang berada di pusat kota, taman ini juga menjadi pilihan bagi warga Jakarta yang ingin menikmati suasana tenang tanpa harus pergi jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.
Perpustakaan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu buka setiap hari, dari pagi hingga sore, namun waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada pagi atau sore hari ketika cuaca tidak terlalu panas. Pada akhir pekan, taman ini biasanya lebih ramai karena banyak acara literasi yang diselenggarakan, seperti diskusi buku, sesi cerita untuk anak-anak, dan workshop menulis yang terbuka untuk umum.
Jika ingin menikmati suasana yang lebih tenang, pengunjung disarankan untuk datang pada pagi hari di hari kerja, karena suasananya cenderung lebih sepi. Selain itu, pada hari tertentu, taman ini menyelenggarakan kegiatan khusus seperti membaca bersama dan storytelling untuk anak-anak, yang menjadi daya tarik bagi keluarga yang ingin menghabiskan waktu bersama dalam kegiatan yang bermanfaat.
Perpustakaan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu dihadirkan dengan tujuan untuk mendorong minat baca masyarakat, memberikan akses terhadap literasi, serta menyediakan ruang publik yang mendukung kegiatan edukasi dan pengembangan diri. Di era digital seperti sekarang, taman ini menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin tetap terhubung dengan literasi dalam bentuk fisik melalui buku-buku yang dapat dibaca langsung.
Pengelola perpustakaan berharap bahwa tempat ini tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang bertemu bagi mereka yang memiliki minat yang sama dalam literasi, seni, dan edukasi. Selain itu, taman ini diharapkan dapat mempererat ikatan komunitas literasi di Jakarta. Dengan menyediakan ruang untuk berdiskusi, berkolaborasi, dan berbagi wawasan, Taman Literasi Martha Christina Tiahahu berhasil menciptakan lingkungan yang inspiratif dan mendukung pengembangan budaya literasi.
Untuk menikmati fasilitas perpustakaan di Taman Literasi, pengunjung cukup datang dan memilih area yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Mereka dapat meminjam buku dari perpustakaan, membawa buku sendiri, atau duduk santai di ruang terbuka hijau yang tersedia. Selain itu, taman ini juga memberikan ruang bagi komunitas yang ingin mengadakan acara, seperti diskusi, workshop, atau pameran.
Pengunjung juga dapat mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan di taman ini, seperti kelas menulis, pameran buku, dan pelatihan literasi lainnya yang rutin diadakan. Dengan fasilitas yang lengkap dan suasana yang nyaman, taman ini menjadi tempat ideal bagi siapa saja yang ingin menghabiskan waktu sambil belajar atau beraktivitas bersama komunitas.
Perpustakaan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu adalah ruang publik yang sangat berharga bagi masyarakat yang peduli akan literasi dan menginginkan tempat nyaman untuk membaca, belajar, dan mengembangkan diri. Dengan akses gratis terhadap buku dan ruang baca yang nyaman, taman ini menjadi pilihan ideal untuk berkumpul, bersantai, dan berbagi inspirasi.
Di tengah kebisingan kota Jakarta, taman ini mampu menghadirkan suasana yang tenang dan produktif bagi siapa saja yang berkunjung. Kehadiran perpustakaan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu diharapkan dapat meningkatkan minat baca masyarakat dan memperkuat budaya literasi di kota ini, menjadikannya sebagai bagian yang lebih erat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat ibu kota.
Tim Penulis:
* Dwi Kemala Mega Prahasti
* Luthfi Alief Fauzian
* Tysha Kuatia Hasanah