Loading
JAKARTA, SCHOLAE.CO - Indonesia Student and Youth Forum
(ISYF) menggelar ISYF Coaching Class V.2 secara daring untuk mendorong potensi
pelajar SMA di Indonesia.
"Semoga (dengan acara tersebut) seluruh pemuda di
Indonesia khususnya siswa-siswi SMA agar bisa terus ber-positive thinking,
optimis, terus berinovasi dalam berkarya, dan juga mengembangkan minat dan
bakatnya," kata Direktur Eksekutif ISYF Alghi Mustika saat diskusi daring,
Sabtu (9/10/2021).
"Karena kita percaya dengan adanya kemauan dari diri
kita sendiri, kita bisa tumbuh bersama-sama menjadi generasi Bangsa Indonesia
yang sesuai dengan cita-cita pemerintah kita," tambahnya.
Selain itu, Perwakilan Direktur SMA Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Dr. Juandanilsyah. MA
berharap program ISYF Coaching Class V.2 dapat membantu mengembangkan potensi
pelajar Indonesia.
"Kita memerlukan SDM yang unggul, yang mumpuni, yang
merupakan pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan memiliki
pengetahuan logic serta bermoral yang baik," kata Juandanilsyah.
"Kita berharap setiap pelajar dapat mengembangkan
potensi dan bakatnya secara alamiah nantinya di forum ini," lanjutnya.
Selain itu, selaku perwakilan dari Direktur SMA
Kemendikbudristek, Juandanilsyah mengucapkan rasa terima kasihnya kepada
Indonesia Student and Youth Forum (ISYF) yang telah mengadakan ISYF Coaching
Class V.2 (ICC V.2).
"Ucapan terima kasih tentunya saya sampaikan kepada
ISYF yang sudah menyiapkan bagian yang meliputi produk fotografi, creative
video, kemudian content writing, dan design class, yang tentunya nanti akan
diberikan pada peserta bukan hanya kemampuan teknis tapi juga
kemampuan-kemampuan lainnya," ungkapnya.
"Kita tahu saat ini perkembangan pengetahuan saat ini
luar biasa pesat. Kita tidak boleh diam. Kalau tidak kita akan ketinggalan dari
negara lain," tambah Juandanilsyah sebagaimana diberitakan Antara.
Tahun ini, ISYF kembali menggelar ISYF Coaching Class yang
dilaksanakan secara daring dengan mengusung tema "Achieve Well Being In
Digital Age".
Pada forum tersebut, ICC menyasar pelajar Sekolah Menengah
Atas (SMA). Di masa pandemi COVID-19 yang mengharuskan para pelajar SMA untuk
belajar secara daring ini, ICC V.2 berkeinginan untuk mengembangkan
keterampilan yang berhubungan dengan era digital.
Kemampuan tersebut dinilai akan berguna ke depannya bagi
para pelajar Indonesia, baik itu mereka yang akan memilih untuk bekerja setelah
lulus ataupun melanjutkan kuliah.
ICC V.2 membuka kelas di empat bidang termasuk content writing, product photography, brand design, dan creative video. Keempat bidang ini dipilih karena relevansinya dan sesuai dengan karakter generasi sekarang yang kreatif dan inovatif.
ICC V.2 dapat diikuti secara gratis oleh para pelajar
Indonesia yang telah terpilih. Tahun ini, ISYF telah memilih 120 peserta dari
seluruh Indonesia yang dinilai sesuai dengan kriteria yang telah diterapkan.
Program tersebut pun menghadirkan mentor atau pemateri yang
kompeten sesuai bidangnya. Tak hanya itu, para peserta pun dapat bertanya
secara langsung kepada para mentor.